Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Longsor di Ciranggon Sumedang

Pria Lansia Masih Tertimbun Longsor di Ciranggon Sumedang Selatan, 7 Orang Selamat 

Seorang pria lansia masih tertimbun longsor tebing di Dusun Ciranggon, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Kamis (9/4)

|
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Kantor SAR Bandung
LONGSOR SUMEDANG SELATAN - Tim SAR Gabungan tengah melakukan operasi  pencarian seorang pria berusia senja yang masih tertimbun longsor tebing di Dusun Ciranggon RT 01/07, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Kamis (9/4/2026) pagi. (Foto: Istimewa/Dok. Kantor SAR Bandung) 
Ringkasan Berita:
  • Longsor Sumedang: 8 terdampak, 7 selamat, 1 lansia masih tertimbun.
  • Pencarian terkendala hujan & risiko longsor susulan di lokasi.
  • SAR pakai manual & teknis, utamakan keselamatan serta koordinasi tim

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Seorang pria lansia masih tertimbun longsor tebing di Dusun Ciranggon RT 01/ 07, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Kamis (9/4/2026) pagi. 

Hingga saat ini, satu orang dilaporkan masih tertimbun material tanah, sementara infromasi  terbaru yang diterima Tribun Jabar.id, dari Kantor SAR Bandung, tujuh orang berhasil diselamatkan. Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Sumedang,, Bambang Rianto menyebutkan tiga orang selamat dalam musibah ini. 

Proses pencarian Supendi (63 ) sempat terkendala kondisi cuaca. Sebab, pada Rabu (8/4/2026) malam kawasan Mekar rahayu diguyur hujan. Kondisi tersebut membuat area longsoran rawan pergerakan tanah susulan.

"Total ada delapan orang terdampak, tujuh orang selamat. Tiga orang di antaranya masih ditangani medis di RSUD RSUD Umar Wirahadikusumah, dan satu orang masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan,," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, Kamis pagi.

Baca juga: Longsor di Cadas Pangeran dan Sumedang Selatan, 1 Orang Masih Hilang

Ade mengatakan, pola operasi hari kedua masih berfokus dengan menggunakan metode Manual Search dan Technical Search untuk mempercepat pencarian.

Menurutnya, Tim SAR Gabungan  juga menerapkan langkah-langkah keselamatan dengan menyiapkan jalur evakuasi darurat, menempatkan safety officer untuk memantau potensi longsor susulan.

" Operasi pencarian akan dihentikan sementara apabila terjadi kondisi yang membahayakan, seperti pergerakan tanah atau cuaca buruk," katanya. 

Untuk mempercepat proses pencarian korban, katanya, pohaknya terus berkoordinasi antar instansi. 

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait, termasuk BPBD dan potensi SAR di lapangan, agar proses pencarian dapat berjalan efektif dan korban dapat segera ditemukan,” tambahnya. (*)

 

Baca berita menarik Tribunpriangan.com menarik lainnya di Google News

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved