Pemudik Diimbau Waspada Saat Melintas di Trek Lurus Jalur Bandung-Garut
Satlantas Polres Sumedang mengimbau para pemudik yang melintasi jalur selatan Jawa Barat agar meningkatkan kewaspadaan
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Satlantas Polres Sumedang mengimbau para pemudik yang melintasi jalur selatan Jawa Barat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di kawasan Jatinangor hingga Parakanmuncang
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Satlantas Polres Sumedang mengimbau para pemudik yang melintasi jalur selatan Jawa Barat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di kawasan Jatinangor hingga Parakanmuncang.
Hal ini menyusul dikatakan kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Bandung–Garut, tepatnya di kawasan Warung Cina, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu (15/3/2026) pagi.
Seorang pengendara sepeda motor matic asal Cicalengka, Kabupaten Bandung meninggal dunia setelah terlindas truk tronton pengangkut tabung gas.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di jalur utama penghubung Bandung–Garut yang juga menjadi bagian dari jalur selatan Jawa Barat.
Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami insiden tragis saat berkendara di ruas jalan tersebut.
Baca juga: Pemudik yang Melintasi Wilayah Sumedang, Waspadai Longsor di Cadaspangeran dan Cigendel
Kasatlantas Polres Sumedang AKP Agus Sukaedi Suryana mengatakan kehati-hatian sangat penting, apalagi di jalur "ngebut" seperti ruas Jatinangor-Parakanmuncang.
“Kami dari jajaran Satlantas Polres Sumedang mengimbau kepada para pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, khususnya para pemudik yang melintasi jalur ini, agar selalu mengantisipasi dan berhati-hati,” ujar Agus, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, ruas jalan tersebut memiliki mobilitas kendaraan yang cukup tinggi dan kerap terjadi aktivitas penyeberang jalan maupun kendaraan yang berbelok secara tiba-tiba.
Ia menjelaskan, kawasan Jatinangor hingga Parakanmuncang sering menjadi titik kerawanan kecelakaan karena banyak aktivitas masyarakat di sekitar jalan.
Selain itu, Agus menyebutkan karakteristik Jalan Raya Bandung–Garut yang relatif lurus dan landai membuat sebagian pengendara kerap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan apabila pengendara tidak menjaga konsentrasi.
“Memang jalan raya Bandung–Garut yang masuk wilayah Sumedang ini seperti landasan pacu karena kendaraan sering mengebut. Kami mengimbau agar pengendara, terutama pemudik, tetap menjaga konsentrasi dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujarnya.(*)
| Kades Cintamulya Sumedang Tersandung Kasus Narkoba, Resmi Diberhentikan Usai Didesak Warga |
|
|---|
| Wow! Sumedang Jadi Daerah Nomor 1 di Jabar yang Suka Minum Kopi, Kalahkan Kota Bandung |
|
|---|
| Sumedang Diguyur Hujan Deras, Pengendara Perlu Waspada saat Melintas di Wilayah Rawan Longsor |
|
|---|
| BPBD Pangandaran Imbau Masyarakat Pesisir Waspada Potensi Megathrust |
|
|---|
| Peras Pelaku Penyalahgunaan Obat, Oknum Wartawan dan BNN di Sumedang Diringkus Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/AKP-Agus-Rukaedi.jpg)