Rabu, 20 Mei 2026

Tebing Ambrol Kubur 6 Pekerja

Tragedi Longsor di Cisempur Sumedang: Ayah dan Anak Selamat, Empat Pekerja Lain Tak Tertolong

Tragedi longsor tebing terjadi di kawasan perbukitan Kampung Salam Kuning RW 01, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat siang

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
TribunJabar.id/Kiki Andriana
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban longsor tebing yang terjadi di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026). 

Namun, proses pencarian lima korban yang tersisa sempat terkendala hujan deras yang mengguyur kawasan Cisempur pada siang hingga sore hari.

Kondisi tanah menjadi licin dan rawan longsor susulan, sehingga evakuasi sempat dihentikan sementara demi keselamatan petugas.

Setelah hujan reda, tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian secara manual, lantaran alat berat tidak dapat menjangkau lokasi yang berada di perbukitan kaki Gunung Geulis.

Dua Selamat, Empat Korban Ditemukan Tak Bernyawa

Secara bertahap, tim SAR berhasil mengevakuasi seluruh korban. Dua pekerja berhasil diselamatkan, yakni:

  • Dian (41), warga Desa Cisempur
  • Ahmid (71), ayah Dian, warga Desa Cisempur

Keduanya dievakuasi ke RS Unpad Jatinangor dan dilaporkan dalam kondisi membaik.

Sementara itu, empat korban lainnya dinyatakan meninggal dunia, yakni:

  • Ivan, warga Rancaekek, Kabupaten Bandung
  • Ujang, warga Rancaekek, Kabupaten Bandung
  • Ade Hilir, warga Babakan Harja, Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung
  • Hery, warga Kampung Karasak, Desa Cisempur

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Mochamad Adip, mengatakan medan evakuasi sangat berisiko.

“Alat berat enggak bisa naik, jadi kita lakukan penggalian manual. Kami juga menempatkan petugas safety untuk peringatan dini jika ada potensi longsor susulan,” ujarnya.

Evakuasi jenazah terakhir berhasil dituntaskan pada pukul 19.09 WIB dengan penerangan lampu darurat.

Bupati Sumedang: Proyek Tak Berizin, Akan Ditutup

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, turun langsung meninjau lokasi longsor pada Jumat malam. Ia menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya empat pekerja.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, saya menyampaikan duka yang mendalam. Semoga para korban husnul khatimah,” ucapnya.

Dalam pernyataan tegasnya, Dony memastikan proyek pembangunan di lokasi longsor tidak mengantongi izin resmi.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved