Penodongan Mahasiswi Unpad
Buntut Aksi Penodongan Pemotor di Gang, Mahasiswi di Jatinangor Sumedang Jadi Waswas
Kasus penodongan mahasiswi Unpad di gang kawasan Dusun Sukamanah, Desa Hegarmanah, Jatinangor, Sumedang membuat khawatir mahasiswi lainnya
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Kasus penodongan mahasiswi Unpad di Jatinangor membuat mahasiswa takut melintas malam hari.
- Mahasiswa menilai banyak gang minim penerangan sehingga rawan tindak kejahatan.
- Mereka berharap keamanan dan lampu jalan diperbaiki, sementara polisi masih memburu pelaku.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Kasus penodongan terhadap mahasiswi Universitas Padjadjaran di gang kawasan Dusun Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mulai memunculkan rasa khawatir di kalangan mahasiswa.
Sejumlah mahasiswa mengaku kini merasa was-was ketika harus melintas di gang, terutama pada malam hari. Selain gelap, kasus yang baru saja terjadi menambah rasa takut.
Seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, Maureen Sheanine (20), mengatakan peristiwa tersebut membuat dirinya merasa tidak aman saat bepergian malam.
“Kalau aku menanggapi ini, ini meresahkan buat saya pribadi sebagai mahasiswa. Jadi ngerasa takut, terutama kalau mau pergi sudah enggak ada matahari, jadi ngerasa takut,” kata Maureen Sheanine, kepada Tribun Jabar.id, di lokasi kejadian, Jumat (15/5/2026).
Baca juga: Kesaksian Mahasiswi Unpad Korban Pertama di Gang Jatinangor Sumedang, Ungkap Detik-detik Kejadian
Menurutnya, kondisi sejumlah gang di kawasan kos mahasiswa masih minim penerangan sehingga membuat mahasiswa merasa khawatir saat melintas sendirian.
“Di gang-gang masih banyak yang gelap. Enggak tahu, takut kalau gelap,” ujarnya.
Ia berharap ada perhatian dari pihak kepolisian maupun pemerintah untuk meningkatkan keamanan di kawasan tersebut, setidaknya melalui perbaikan penerangan jalan.
“Harapan ke depan buat polisi dan pemerintah soal keamanan, minimal saja penerangan diperbaiki,” katanya.
Ia mengaku aktivitas perkuliahan formal memang jarang berlangsung hingga malam. Namun kegiatan organisasi mahasiswa sering membuat mereka harus pulang larut.
“Kalau organisasi sering rapat dan lain-lain. Misalnya ada event, seringnya malam,” ucapnya.
Baca juga: Aril Dengar Jeritan Mahasiswi Unpad Sebelum Ditemukan Tergeletak Dilindas Motor di Jatinangor
Sebagai langkah antisipasi untuk keselamatan pribadi, ia kini memilih untuk tidak pulang terlalu malam dan berusaha bepergian bersama teman.
“Mungkin enggak pulang terlalu larut dan enggak sendirian, diantar atau sama teman,” katanya.
Sebelumnya, seorang mahasiswi semester 6 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad menjadi korban penodongan oleh pria tak dikenal di gang kawasan Dusun Sukamanah pada Selasa malam.
Korban terjatuh dan sempat terlindas sepeda motor pelaku saat berusaha melarikan diri. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mendalami rekaman CCTV serta keterangan para saksi. (*)
Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News
| Kesaksian Mahasiswi Unpad Korban Pertama di Gang Jatinangor Sumedang, Ungkap Detik-detik Kejadian |
|
|---|
| Aril Dengar Jeritan Mahasiswi Unpad Sebelum Ditemukan Tergeletak Dilindas Motor di Jatinangor |
|
|---|
| Penampakan Gang Tempat Mahasiswi Unpad Ditodong dan Dilindas, Tak Jauh dari Koramil Jatinangor |
|
|---|
| Mahasiswi Unpad Ditodong di Jatinangor, Polisi Temukan Pisau dan Buru Pelaku |
|
|---|
| Mahasiswi Unpad Ditodong dan Dilindas Motor di Jatinangor Resmi Lapor Polisi, Diduga Ada Korban Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/mahasiswi-unpad-khawatir-soal-aksi-penodongan-di-gang-jatinangor-1.jpg)