KH Aang Abdullah Zein Terpilih Jadi Ketua Umum MUI Jabar Pada Musda di Sumedang
Dr KH Aang Abdullah Zein MPdI terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat dalam Musyawarah Daerah di Sumedang
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Ke depan, Kiai Aang menegaskan komitmen MUI Jawa Barat untuk bekerja dengan prinsip “lima AS”, yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas, dan kerja sinergitas, sebagai landasan memperkuat peran MUI dalam menjawab tantangan umat.
Ia pun mengajak seluruh peserta Musda untuk menjaga kebersamaan serta memperkuat kolaborasi lintas generasi demi kemajuan dan keberlanjutan MUI Jawa Barat.]
Profil KH H Aang Abdullah Zein
KH Aang Abdullah Zein merupakan figur ulama muda kelahiran Sukabumi pada 16 April 1981. Ia merupakan putra dari ulama terkemuka sekaligus pendiri pondok pesantren Azzainiyyah Nagrog Sukabumi, yakni almaghfurlah KH Zezen Zainal Abidin Bazul Asyhab (Pangersa Uwa) dan Umi Hj Yayan Nuryani Zein (Pangersa Umi).
Perjalanan pendidikan KH Aang Abdullah Zein mencerminkan perpaduan kuat antara pendidikan formal modern dan tradisi pesantren salaf.
Ia menamatkan pendidikan dasar dan menengahnya di lingkungan pesantren, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, hingga Aliyah Darurrohman (saat ini menjadi Azzainiyyah) Nagrog Sukabumi.
Di jenjang perguruan tinggi, Kiai Aang meraih gelar Sarjana (S1) dari Fakultas Tarbiyah jurusan PAI di Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya pada tahun 2005.
Kedalaman akademisnya semakin teruji dengan perolehan gelar Magister Pendidikan Islam (S2) dari Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Bandung pada tahun 2015.
Bahkan, tepat pada 2024 lalu, Kiai Aang juga telah menyelesaikan sidang terbuka doktoral S3 di UNINUS yang dihadiri lebih dari 800 orang untuk menyaksikan sidang tersebut.
Ia berhasil meraih IPK tertinggi serta mendapatkan predikat wisudawan berprestasi saat wisuda.
Selain jalur formal, Kiai Aang juga menempuh pendidikan non-formal yang luar biasa, berguru di lebih dari sepuluh pondok pesantren ternama di Jawa Barat, Banten, dan Madura.
Di antaranya termasuk Pondok Pesantren Lebak Wangi, Parungkuda Sukabumi, Pondok Pesantren Al-Amin Madura, Pondok Pesantren Mursyidul Falah 2 Purwakarta, Pondok Pesantren Al-Basyariyah Bandung, hingga Pondok Pesantren Miftahul Huda Utsmaniyyah Cikole Ciamis.
Pengalaman multipesantren ini membentuk bekal keilmuan dan keluasan pandang yang matang. KH Aang Abdullah Zein bukan hanya seorang akademisi dan pengasuh pesantren, tetapi juga seorang organisatoris ulung.
Saat ini, beliau menjabat sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Azzainiyyah sekaligus aktif memimpin di berbagai lembaga strategis, mulai dari Nahdlatul Ulama (NU), Tarekat (JATMAN), hingga lembaga dakwah lainnya.
Di tubuh NU, pengalamannya sangat menonjol. Ia pernah menjabat sebagai Ketua LD PWNU Provinsi Jawa Barat selama dua periode (2006-2016), Wakil Katib Syuriyah PWNU Jawa Barat (2016-2021), dan kini dipercaya sebagai Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Barat (2021 – sekarang).
Sementara di Majelis Ulama Indonesia (MUI), beliau memiliki pengalaman berjenjang dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, dan saat ini menjabat sebagai Ketua 5 Dewan Pimpinan Harian MUI Kabupaten Sukabumi (2021 - sekarang).
KH Aang Abdullah Zein
Ketua Umum
MUI Jabar
terpilih
Musda
Sumedang
Pondok Pesantren Azzainiyah
Jatinangor
| Ribuan Bobotoh di Tasikmalaya Rayakan Kemenangan Persib, Padati Jalanan Pusat Kota |
|
|---|
| Ribuan Bobotoh Bakal Nobar PSM Makassar vs Persib di Janspark, Ketua Viking Jatinangor Imbau Begini |
|
|---|
| 2 Mahasiswi yang Dilindas dan Ditodong di Jatinangor Ucapkan Terima Kasih ke Polisi |
|
|---|
| Cek Bansos Kemensos BPNT yang Cair Lagi Rp 600 Ribu di Bulan Mei |
|
|---|
| Ternyata Penodong dan Pelindas 2 Mahasiswi Unpad Seorang Juru Parkir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Pidato-KH-Aang-Abdullah-Zein.jpg)