Curhat Murid SDN Rancapurut Sumedang Soal Kondisi Sekolah: Takut Ambruk!
Siswa-siswa SDN Rancapurut di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang mencurahkan isi hati mereka
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Siswa-siswa SDN Rancapurut di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang mencurahkan isi hati mereka (curhat) tentang kondisi bangunan kelas yang mereka tempati yang dalam keadaan rusak.
Ruangan-ruangan kelas di SDN Rancapurut atapnya bocor, kusennya lapuk dan karenanya membuat jendela kusen tidak berkaca. Angin masuk dengan kencang.
Tribun mendatangi sekolah ini dan berbincang dengan siswa-siswa Kelas persen SDN Rancapurut. Para siswa menyatakan kecemasan mereka belajar di bawah atap yang bisa sewaktu-waktu roboh. Menurut pantauan, ada empat ruangan kelas dalam kondisi rusak, dan kondisinya membahayakan keselamatan para siswa.
Fathir siwa kelas 5 SDN Rancapurut mengatakan bahwa kelasnya beratap rusak dan kalau belajar rasanya tidak tenang karena takut roboh.
"Atapnya rusak keganggu, takut ambruk, Jadi setiap hari enggak nyaman belajarnya. Kalau hujan bocor, di kelas banjir. Kalau banjir kadang di luar, ngampar (lesehan) di teras sekolah," katanya saat ditemui Kamis (28/8/2025).
Baca juga: Begini Kerusakan Bangunan SDN Rancapurut hingga Disidak Wabup Sumedang Fajar Aldila
Dia berharap kepada Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, Wabup Fajar Aldila dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar sekolahnya itu segera diperbagus.
"Mau sekolah ini diperbagus, dan diperbesar, ditambah ruang kelasnya dan diperbaiki. Mejanya juga diganti, sama kursinya juga. Atapnya juga," katanya.
Andrian siswa kelas 5 SD juga menyampaikan hal yang sama, dia mengaku takut ketiban atap dan celaka.
"Takut roboh ya. Takut banjir dan roboh, buku juga kena cipratan air. Pengen segera diperbaiki ruangannya," katanya.
Serempak, siswa kelas 5 SDN Rancapurut meminta segera diadakan perbaikan sekolah mereka supaya belajar sehari-hari menjadi nyaman.
"Pengen segera diperbaiki. Segera diperbaiki. Segera diperbaiki, Segera diperbaiki," kata mereka.
Bangunan sekolah ini berjarak sekitar 3 kilometer dari pusat kota Sumedang, dan hanya berjarak 2 kilometer dari Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.
Menurut informasi dari Kadisdik Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, sekolah ini akan direhabilitasi bangunannya pada tahun ini, mengunagan dana dari APBD Perubahan tahun 2025.(*)
| Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Pohon Hingga Timpa Rumah di Tasikmalaya |
|
|---|
| 33 Sekolah Rusak Berat di Ciamis Jadi Prioritas, Kadisdik: Perbaikan Tak Akan Ganggu KBM |
|
|---|
| Harga Plastik Naik Hingga 50 Persen, UMKM di Ciamis Mulai Mengeluh |
|
|---|
| Wow! Sumedang Jadi Daerah Nomor 1 di Jabar yang Suka Minum Kopi, Kalahkan Kota Bandung |
|
|---|
| Pemkot Tasikmalaya Rencanakan Lahan Sekolah Rakyat Permanen Tahun 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/kondisiruangansdnrancapurut.jpg)