Jumat, 8 Mei 2026

Lebaran 2026

Persiapan Libur Lebaran, Pemkab Pangandaran Perketat Pengawasan Pantai dan Targetkan Zero Insiden

Persiapan libur lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Pangandaran meningkatkan pengawasan di kawasan wisata pantai.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Padna
WISATAWAN DI PANGANDARAN - Suasana aktivitas Wisatawan di Pos 3 Pantai Barat Pangandaran, Sabtu 6 September 2025. Persiapan libur lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Pangandaran meningkatkan pengawasan di kawasan wisata pantai. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Pangandaran tingkatkan pengawasan kawasan pantai jelang libur Lebaran 2026 karena diprediksi terjadi lonjakan wisatawan.
  • Pengawasan fokus pada keselamatan wisatawan dan pencegahan kecelakaan laut.
  • Pemda, polisi, Balawista, dan pelaku wisata bekerja sama memperkuat patroli serta pos pengamanan.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Persiapan libur lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Pangandaran meningkatkan pengawasan di kawasan wisata pantai.

Pengawasan ditingkatkan demi memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan, khususnya untuk mencegah kecelakaan laut.

Langkah ini dilakukan menyusul prediksi meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan wisata di Pangandaran selama musim libur Lebaran.

Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, mengatakan manajemen wisata menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam menyambut lonjakan wisatawan tahun ini.

Baca juga: Ocean Fun Eid di Aquarium Indonesia Pangandaran, Sajikan Event Bawah Air hingga THR untuk Pengunjung

Satu perhatian utama adalah keselamatan pengunjung yang beraktivitas di kawasan objek wisata pantai di Pangandaran 

"Karena tahun kemarin banyak kejadian, tentu saya ingatkan semua stakeholder, terutama Disparbud, untuk memastikan kenyamanan wisatawan di Pangandaran terjaga dengan baik," ujar Citra kepada sejumlah wartawan di Pangandaran, Senin (16/3/2026) siang.

Contoh, kejadian yang sebelumnya terjadi di kawasan Pantai Pasir Putih Pangandaran, wisatawan terseret arus laut. Tentu, peristiwa serupa harus bisa diantisipasi sejak dini.

Untuk itu, Pemda sudah mengarahkan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait untuk memperkuat pengawasan dan penanganan di lapangan.

Pemkab Pangandaran pun bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Balawista Pangandaran, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, serta para pelaku usaha wisata.

"Karena saat momen Lebaran nanti, pemudik, warga lokal, dan wisatawan berkumpul di satu tempat. Lonjakan pengunjung tentu akan sangat terlihat," katanya.

Pemerintah pun akan menambah spanduk imbauan di titik-titik larangan berenang serta memantau sejumlah zona merah di kawasan pantai

Mengingat keterbatasan personel penjaga pantai, pemerintah akan meminta bantuan pelaku usaha wisata untuk mengingatkan wisatawan agar tetap berhati-hati.

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potowari, mengatakan aspek keselamatan wisatawan menjadi perhatian utama selama musim libur Lebaran.

Menurutnya, berbagai kejadian pada tahun sebelumnya yang menimbulkan korban harus menjadi pelajaran bagi semua pihak.

"Tentu melihat kejadian tahun sebelumnya yang memakan banyak korban akibat berbagai insiden. Kami berharap tahun ini bisa zero insiden," ucap Ikrar.

Polres Pangandaran pun sudah menyiapkan sejumlah pos pengamanan di beberapa titik kawasan wisata untuk menerima laporan dan membantu penanganan keadaan darurat.

"Kami tidak bisa berjalan sendiri. Karena itu, kami berharap semua pihak ikut membantu menjaga keselamatan wisatawan," ujarnya.

Data mencatat angka kecelakaan laut di kawasan Pantai Pangandaran meningkat pada 2025 dibandingkan 2024. Sebanyak sembilan orang dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam.

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved