Senin, 4 Mei 2026

Jelang Lebaran, Ratusan Nelayan di Pangandaran Terima Tabungan Cengcelengan Rp 1 Miliar

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, mereka menerima pembagian tabungan khusus yang dikenal sebagai Cengcelengan dari KUD Minasari

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
TribunJabar.id/Padna
PEMBAGIAN TABUNGAN -  Menjelang Hari Raya Idul Fitri, para nelayan menerima pembagian tabungan khusus yang disebut sebagai Cengcelengan dari Koperasi Unit Desa (KUD) Minasari, lengkap dengan bingkisan Lebaran di Pantai Timur Pangandaran, Rabu (11/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan nelayan Pangandaran menerima tabungan “Cengcelengan” dari KUD Minasari jelang Lebaran.
  • Total dana dibagikan sekitar Rp1 miliar, hasil potongan kecil tiap transaksi ikan.
  • Program bantu ekonomi nelayan saat paceklik, plus bingkisan kebutuhan Lebaran.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Raut kebahagiaan terpancar dari wajah ratusan nelayan di Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. 

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, mereka menerima pembagian tabungan khusus yang dikenal sebagai Cengcelengan dari Koperasi Unit Desa (KUD) Minasari, lengkap dengan bingkisan Lebaran.

Tradisi tahunan ini selalu dinantikan para anggota koperasi. Tahun ini, total dana yang dibagikan kepada nelayan mencapai sekitar Rp 1 miliar.

Ketua KUD Minasari, Jeje Wiradinata, mengatakan sistem tabungan itu dirancang agar para nelayan dapat menabung secara ringan dan konsisten melalui aktivitas mereka sehari-hari.

"Hari ini kita membuka Cengcelengan. Mengapa disebut demikian? Karena jika di bank disebut tabungan, di KUD ini tabungan melekat langsung pada setiap transaksi nelayan," ujar Jeje kepada sejumlah wartawan di Pantai Timur Pangandaran, Rabu (11/3/2026) pagi.

Baca juga: Menjuntai Terlalu Rendah, Kabel di Jalan Nasional Pangandaran Terseret Truk Kontainer

Ia menjelaskan, setiap kali nelayan menjual ikan melalui koperasi, sebagian kecil dari hasil penjualan otomatis disisihkan sebagai tabungan

Dalam satu tahun, tabungan itu terkumpul dan kemudian dibagikan kembali kepada para anggota menjelang Lebaran.

Menurut Jeje, cara tersebut terbukti efektif membantu nelayan mempersiapkan kebutuhan keluarga di saat harga kebutuhan pokok biasanya meningkat.

"Jumlahnya berbeda-beda, tergantung aktivitas transaksi selama setahun. Ada yang menerima Rp 2 juta, Rp 3 juta, bahkan lebih," katanya.

Selain sebagai tabungan, KUD Minasari juga berfungsi sebagai penyangga ekonomi bagi para nelayan. Di tengah fluktuasi harga komoditas laut, koperasi berupaya menjaga stabilitas ekonomi anggotanya.

Jeje mencontohkan harga ikan kuer yang sempat melonjak dari sekitar Rp 4.000 menjadi hampir Rp 14.000 karena kelangkaan pasokan menjelang Lebaran.

Tak hanya itu, dana yang dikelola koperasi juga dialokasikan untuk program jaminan sosial bagi para anggota.

"Meskipun simpanannya mungkin hanya Rp100 ribu, jika anggota meninggal dunia ada santunan hingga Rp10 juta. Jika anaknya melanjutkan kuliah, ada bantuan beasiswa Rp5 juta," ucap Jeje.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved