Abrasi Paksa Nelayan di Batukaras Pangandaran Sandarkan Perahu ke Bahu Jalan Wisata
Kondisi ini menyebabkan akses menuju kawasan wisata menjadi terganggu, karena sejumlah haluan perahu menjorok ke badan jalan
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Abrasi yang melanda pesisir Pantai Batukaras di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran memaksa puluhan nelayan menyandarkan perahu mereka hingga ke bahu jalan.
Kondisi ini menyebabkan akses menuju kawasan wisata menjadi terganggu, karena sejumlah haluan perahu menjorok ke badan jalan.
Pemandangan tidak biasa itu terlihat di dekat pantai, tepatnya sebelum Tanjakan Eras. Jalan itu merupakan satu- satunya akses umum menuju Pantai Batukaras.
Akibatnya, pengguna jalan, termasuk wisatawan, harus ekstra hati-hati saat melintas karena ruas jalan hanya bisa dilalui kendaraan secara terbatas.
Meski berada di bulan suci Ramadan, kawasan wisata ini tetap ramai dikunjungi turis mancanegara.
Pantai Batukaras memang dikenal sebagai satu destinasi favorit wisatawan asing di Kabupaten Pangandaran.
Abrasi terjadi di sepanjang pesisir timur Batukaras dan berdampak langsung pada area penyandaran perahu nelayan.
Para nelayan terpaksa memindahkan perahu mereka ke daratan karena khawatir terseret ombak jika tetap disandarkan di bibir pantai.
Baca juga: Setelah Gempa M 3,6, Pangandaran Kembali Diguncang Gempa M2,7 pada Senin Malam
Kepala Desa Batukaras, Hadi Somantri, mengatakan memang sejumlah perahu saat ini menghalangi akses jalan menuju Blok Legokpari kawasan objek wisata pantai.
Pihak Pemdes pun sudah melakukan upaya penertiban perahu yang mengganggu pengguna jalan di kawasan wisata.
Selain menertibkan perahu, Pemerintah Desa Batukaras juga berencana menata pedagang yang berjualan di kawasan wisata.
"Karena, area pedestrian dan trotoar tidak hanya digunakan untuk menyandarkan perahu, tapi juga ditempati pedagang," ujar Hadi melalui WhatsApp, Selasa (3/3/2026) siang.
Menurut Hadi, solusi jangka panjang yang dibutuhkan adalah pembangunan pemecah ombak dan dermaga agar nelayan dapat melaut serta menyandarkan perahu dengan aman.
| Keterbatasan Anggaran dan SDM, Sejak 2017 PSK di Pangandaran Tidak Terdata Dinsos |
|
|---|
| Rakor BGN di Pangandaran Tertutup bagi Jurnalis, Menuai Sorotan |
|
|---|
| Tarif Baru Naik Banana Boat dan Permainan Lainnya di Water Sport Pangandaran |
|
|---|
| PMI Asal Kalipucang Pangandaran Mengaku Disiksa dan Kerja Paksa di Kamboja, Minta Tolong Pemerintah |
|
|---|
| Pemkot Tasikmalaya Pelototi ASN yang WFH Pakai Aplikasi Iket |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Kondisi-abrasi-yang-melanda-pesisir-Pantai-Batukaras-332026-1.jpg)