Diterjang Angin Kencang, Rumah Lansia di Pangandaran Roboh
Diterjang angin kencang, sebuah rumah milik seorang lansia bernama Dinem (81) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Angin kencang robohkan rumah lansia Dinem (81) di Desa Ciganjeng, Pangandaran, tanpa korban jiwa.
- Rumah semi permanen rusak berat; pemilik dievakuasi ke keluarga, kerugian materil dilaporkan ke BPBD.
- Kepala desa imbau warga waspada angin kencang, hindari pohon besar dan lakukan penebangan bila perlu.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Diterjang angin kencang, sebuah rumah milik seorang lansia bernama Dinem (81) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Peristiwa ini tepatnya terjadi di blok Sidamulya RT 01/08, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Sebuah rumah semi permanen yang dibangun dari dinding anyaman bambu dan atap genteng itu roboh terhempas angin kencang.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya, pemilik rumah mengalami kerugian secara materil akibat kondisi rumah rusak berat.
Kepala Desa Ciganjeng, Imang Wardiman, mengaku, pihaknya sudah menerima laporan rumah roboh sekitar pukul 13.00 WIB.
"Jadi, angin kencang merobohkan satu rumah warga di blok Sidomulyo. Semua bangunan rumah itu roboh," ujar Imang dihubungi Tribun Jabar melalui WhatsApp, Sabtu siang.
Baca juga: Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan di Tengah Cuaca Buruk dengan Hasil Tangkapan Minim
Namun bersyukur, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan kini sudah dilaporkan ke pihak BPBD Kabupaten Pangandaran.
"Kita juga dari pihak Desa sudah turun ke lapangan untuk melakukan asesmen. Kalau penghuni rumah, sementara ini sudah dievakuasi di rumah keluarganya," katanya.
Memang sejak Jumat (23/1/3026) kemarin, angin kencang terjadi di wilayah Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang.
"Namun, baru kali ini angin gede (besar). Jadi selain rumah roboh, ada juga rumah yang atapnya terlepas akibat angin kencang," ucap Imang.
Atas kejadian itu, Imang mengimbau masyarakat di Desa Ciganjeng agar waspada dengan adanya angin kencang.
"Sekarang lagi musim angin kencang, jadi hindari pohon-pohon besar dan pohon yang besar agar bisa segera ditebang (dipotong)," ujarnya. (*)
Baca juga: Longsor Cisarua Timpa 30 Rumah, Walhi Sebut Kerusakan Ekologis Jadi Penyebab Utama
| Mobil Dinas Wakil Bupati Pangandaran Tunggak Pajak, Warga Soroti Keteladanan Pejabat |
|
|---|
| Molor 5 Bulan, Desa Karangjaladri di Pangandaran Tolak Terima Proyek Kampung Nelayan Merah Putih |
|
|---|
| Hajat Laut Pangandaran 2026 Ditiadakan, Tak Ada Jumat Kliwon di Bulan Muharram |
|
|---|
| Air Mancur Ikon Pantai Timur Pangandaran Kumuh Tak Terawat |
|
|---|
| Hajat Laut 2026, HNSI Pangandaran Siapkan Hadiah Lomba Capai Rp 150 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/angin-kencang-robohkan-rumah-di-pangandaran-24012026-1.jpg)