Harga Cabai di Pasar Pananjung Pangandaran Turun Rp 5-10 Ribu Setiap Jenisnya
Sejumlah harga komoditas di pasar tradisional Kabupaten Pangandaran mengalami penurunan signifikan pada minggu pertama Januari
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Sejumlah harga komoditas di pasar tradisional Kabupaten Pangandaran mengalami penurunan signifikan pada minggu pertama Januari 2026* Di Pasar Pananjung, mayoritas jenis cabai mengalami penurunan harga. Cabai merah turun dari Rp 40.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Sejumlah harga komoditas di pasar tradisional Kabupaten Pangandaran mengalami penurunan signifikan pada minggu pertama Januari 2026.
Penurunan ini terpantau di beberapa pasar utama, yakni Pasar Kalipucang, Pasar Pananjung, dan Pasar Parigi.
Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Pangandaran, penurunan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai.
Di Pasar Kalipucang, harga cabai rawit turun cukup tajam dari Rp 70.000 menjadi Rp 55.000 per kilogram atau turun sekitar 21,4 persen.
Selain itu, harga daging ayam broiler juga mengalami penurunan dari Rp 37.000 menjadi Rp 36.000 per kilogram, sementara telur ayam broiler turun dari Rp 31.000 menjadi Rp 29.000 per kilogram.
Baca juga: Pindang Gunung Pangandaran, Kuliner Legendaris Beraroma Honje yang Menggugah Selera
Minyak goreng curah turut mengalami penurunan meski relatif kecil, dari Rp 19.500 menjadi Rp 19.000 per liter.
Di Pasar Pananjung, mayoritas jenis cabai mengalami penurunan harga. Cabai merah turun dari Rp 40.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram.
Cabai keriting dari Rp 45.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram, dan cabai rawit dari Rp 60.000 menjadi Rp 50.000 per kilogram.
Penurunan tertinggi di pasar ini terjadi pada cabai rawit dengan persentase mencapai 16,7 persen. Meski demikian, harga bawang putih justru mengalami kenaikan tipis dari Rp 32.000 menjadi Rp 33.000 per kilogram.
Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Parigi. Harga cabai rawit turun paling besar, dari Rp 63.000 menjadi Rp 50.000 per kilogram atau sekitar 20,6 persen.
Selain itu, cabai keriting turun dari Rp 56.000 menjadi Rp 50.000 per kilogram, cabai hijau dari Rp 23.000 menjadi Rp 20.000 per kilogram, serta daging ayam broiler dari Rp 44.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram.
Kepala Bidang Perdagangan Diskopdagin Kabupaten Pangandaran, Supendi, mengatakan, penurunan harga dipengaruhi ketersediaan pasokan bahan pokok yang masih dalam kondisi cukup dan terkendali.
"Secara umum, stok kebutuhan pokok aman. Hal ini berdampak pada stabilitas harga, beberapa komoditas justru mengalami penurunan," ujar Supendi melalui WhatsApp, Minggu (11/1/2026) pagi.
Tentu, kata Supendi, penurunan harga ini disambut positif masyarakat, terutama konsumen rumah tangga dan pelaku usaha kecil. "Karena, bisa meringankan beban pengeluaran harian masyarakat," ucapnya.(*)
| Kenaikan Harga Pertamax Capai Rp 5.000 Per Liter, Ini Harga Terbaru Shell, BP-AKR dan Vivo |
|
|---|
| Sekolah Maung SPMB SMKN 1 Pangandaran Terima 448 Siswa |
|
|---|
| Sudah 3 Generasi, Jalan di Cimerak Pangandaran Ini Dibiarkan Berbatu |
|
|---|
| Update Kenaikan Harga BBM Terbaru Pekan Kedua Juni 2026 |
|
|---|
| Listrik Kerap Padam Bergilir di Pangandaran, Warga Mengeluh, PLN Sebut Ini Demi Keandalan Jaringan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Pasar-Pananjung-Pangandaran-567.jpg)