Wisata Pangandaran
Menghirup Nuansa Santorini di Pantai Pangandaran, Bisa Dirasakan di Kafe Satu Restoe Kampung Turis
Nuansanya perpaduan antara kemewahan privat, kehangatan keluarga, dan panorama laut lepas yang memanjakan mata.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Satu Restoe hadir di Pangandaran dengan konsep Santorini, panorama laut, dan suasana privat-keluarga.
- Menu beragam: bancakan Nusantara, Sunda, seafood, hingga pasta dan steamboat.
- Kapasitas besar, fasilitas lengkap, harga mulai Rp 11 ribu, siap sambut libur Nataru.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN – Tak perlu terbang jauh ke Yunani untuk merasakan atmosfer Mediterania yang ikonik.
Di balik riuhnya deburan ombak Pantai Barat Pangandaran, tepatnya di Jalan Bulak Laut, kawasan Kampung Turis, berdiri sebuah destinasi kuliner baru yang mencuri perhatian. Nama tempat ini, Satu Restoe.
Dengan arsitektur dominan putih dan biru cerah khas Santorini, Satu Restoe menawarkan lebih dari sekadar tempat makan.
Perlu diketahui, Santorini merupakan sebuah nama gugusan pulau vulkanik yang indah di Laut Aegea, Yunani, terkenal dengan pemandangan spektakuler berupa bangunan putih beratap biru di tebing, pantai pasir hitam vulkanik, matahari terbenam yang ikonik, serta sejarah peradaban Minoan yang kaya, menjadikannya destinasi wisata paling populer dan romantis di dunia.
Lokasinya berada di bagian dari Kepulauan Cyclades di Laut Aegea, Yunani. Secara geografis kawasan itu merupakan kaldera gunung berapi besar yang terbentuk dari letusan dahsyat, terdiri dari pulau utama Thera, Thirassia, dan Aspronisi.
Baca juga: Bupati Pangandaran Berharap Jembatan Sodongkopo Bisa Dibuka Saat Libur Tahun Baru
Kekhasan arsitekturnya di Desa-desa tersebut seperti Oia dan Fira terkenal dengan rumah-rumah bercat putih dan kubah biru yang menempel di tebing curam.
Kawasan ini terkenal karena menjadi tempat yang memiliki pemandangan matahari terbenam yang magis dan pemandangan laut Aegea yang biru. Serta pantainya pun unik dengan pasir berwarna hitam atau merah akibat aktivitas vulkanik.
Kembali ke kafe Satu Restoe, memang memiliki nuansanya perpaduan antara kemewahan privat, kehangatan keluarga, dan panorama laut lepas yang memanjakan mata.
Saat Tribun berada di tempat ini, saya bisa memandang langsung ke laut. Suasana ini pun pastinya memanjakan mata setiap pengunjungnya.
Selain itu, menu yang disajikan juga menggugah selera.
Bagi yang ingin menunya bukan "seafood", kafe ini pun menyajikan menu lain mulai dari makanan khas Nusantara hingga American pasta.
Baca juga: 3 Destinasi Wisata Selain Pantai di Pangandaran yang Indah, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun
Ruang Luas untuk Segala Momen
Satu Restoe dirancang untuk menampung keceriaan dalam skala besar. Dengan kapasitas total mencapai 300 hingga 400 orang di ball room, kafe ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin merayakan momen spesial.
Bagi pengunjung yang menginginkan privasi lebih, ada ruangan eksklusif untuk digunakan berkumpul atau meeting dadakan di sela-sela waktu liburan.
| Kunjungan Wisata Long Weekend di Pantai Pangandaran Meningkat, Antrean Kendaraan Terjadi Sejak Pagi |
|
|---|
| Akhir Pekan, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Diberlakukan di Kawasan Wisata Pantai Pangandaran |
|
|---|
| Ditarik Pajak 10 Persen, Bapenda Pangandaran Perketat Pengawasan Pajak Water Sport |
|
|---|
| Satpol PP Pangandaran Temukan Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional, Ada Indikasi Prostitusi |
|
|---|
| Satpol PP Pangandaran Tertibkan Pengemis di Kawasan Wisata, Ini Aturan dan Solusi yang Diterapkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Kafe-Satu-Restoe-di-Pantai-Barat-Pangandaran-Desember-2025-1.jpg)