Selasa, 12 Mei 2026

Libur Nataru 2026, Dishub Pangandaran Kebut Perbaikan PJU Terutama di Kawasan Wisata

Jelang Libur Nataru 2026, Dishub Pangandaran Kebut Perbaikan PJU Terutama di Kawasan Wisata

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Istimewa/Dok. Dishub Pangandaran
TANGANI PJU MATI - Mobil crane PJU yang digunakan Dishub Kabupaten Pangandaran hasil pinjam pakai dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat, belum lama ini di Bulan November 2025. 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pangandaran mempercepat perbaikan penerangan jalan umum (PJU) di berbagai wilayah.

Terutama di kawasan wisata yang menjadi pusat kunjungan wisatawan dari berbagai daerah khususnya di Jawa Barat.

Kepala Dishub Kabupaten Pangandaran, Nana Sukarna, menyatakan, perbaikan dilakukan secara bertahap mulai dari area objek wisata, akses jalan menuju lokasi wisata, hingga jalur nasional dan provinsi.

"Kita perbaikan mulai dari objek wisata, lanjut ke akses jalan masuk wisata, terus akses jalan nasional dan jalan provinsi. Target kita sebelum tanggal 20 selesai," ujar Nana kepada Tribun di ruangan kantornya, Kamis (4/12/2025) siang.

Kini, Dishub Kabupaten Pangandaran pun sedang melakukan inventarisasi seluruh aset PJU di wilayahnya. 

Baca juga: Menu Khas The Allure Villas Pangandaran, Sensasi Unik Kecombrang Cheesecake yang Wajib Dicoba

PJU yang tersebar di berbagai titik merupakan milik dari beberapa instansi, mulai dari aset Kabupaten, aset Provinsi Jabar, hingga Kementerian Perhubungan.

"PJU itu ada yang aset Kemenhub, aset Provinsi, ada juga aset Kabupaten. Semua sedang kita inventarisasi, termasuk saat perbaikan."

"Semuanya, kita tidak membedakan, yang penting diselesaikan. Insya Allah semua akan kita tuntaskan dengan kolaborasi dan akselerasi," katanya.

Satu bentuk kolaborasi tersebut adalah perbaikan PJU tenaga surya di jalur nasional Cimerak hingga Parigi yang merupakan aset Kemenhub.

Di situ, banyak baterai panel surya yang sebelumnya hilang atau rusak kini sudah diganti."Kalau dulu baterainya disimpan di bawah, itu rawan hilang. Sekarang dipasang lebih aman. Harganya juga cukup mahal," ucap Nana.

Ke depan, pemasangan dan perbaikan PJU akan dilakukan dengan koordinasi bersama kepala desa dan lingkungan setempat. 

Langkah ini diambil agar pengawasan dapat lebih optimal sehingga kerusakan atau kehilangan komponen tidak kembali terjadi.

Percepatan perbaikan PJU juga terbantu dengan adanya tambahan satu unit mobil crane dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Mobil crane milik kabupaten hanya memiliki jangkauan hingga 9 meter, sementara mobil crane bantuan Dishub Provinsi mampu menjangkau hingga 12 meter.

"Dengan jangkauan 12 meter, pekerjaan lebih aman dan lebih cepat. Bahkan, tim pulang jam 10 malam beberapa hari terakhir untuk mengejar target, kecuali saat hujan," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved