Jumat, 10 April 2026

Puasa Syawal 1447 H

Niat Puasa Syawal Mengumpulkan Kembali Amal Setelah Ramadan

Ingin Puasa Syawal Setelah Lebaran Tapi Masih Ada Hutang di Ramadan, Mana yang Lebih Utama Dikerjakan?

Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TribunNews.com
PUASA SUNNAH SYAWAL - Ingin Puasa Syawal Setelah Lebaran Tapi Ada Hutang di Ramadan, Mana yang Lebih Utama Dikerjakan?. Ilustrasi Membaca Niat Puasa.(National University of Singapore) 

Ringkasan Berita:
  • selepas bulan Ramadan, umat muslim tidak diperintahkan untuk berhenti mengumpulkan amal, termasuk pada bulan setelah Ramadhan yakni Syawal.
  • Syawal merupakan bulan yang diberkahi, penuh ketaatan dan awal pelaksanaan ibadah haji.
  • Waktu tersebut diperintahkan bagi mereka yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji, untuk ikut memanen pahala dengan cara berpuasa selama kurang lebih 6 hari.

TRIBUNPRIANGAN.COM - Momen perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, masih berlangsung hingga hari ini, Senin (23/3/2026).

Adapun, selepas bulan Ramadan, umat muslim tidak diperintahkan untuk berhenti mengumpulkan amal.

Termasuk pada bulan setelah Ramadhan yakni Syawal.

Pasalnya terdapat beberapa ibadah sunnah lainnya yang ditekankan untuk dikerjakan selepas bulan Ramadan berlalu, salah satunya adalah Puasa Syawal.

Dalam sebuah hadist, RasuluLlah pernah bersabda:

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh.” (HR Muslim).

Baca juga: Jadwal Puasa Syawal 6 Hari Setelah Lebaran, Setara Puasa Selama Setahun Penuh

Diriwayatkan pula dari Thawban bahwa Nabi SAW mengatakan, yang artinya:

“Puasa Ramadhan seperti menjalankan puasa sepuluh bulan. Puasa enam hari Syawal seperti menjalankan puasa dua bulan. Kebersamaan ini seperti puasa sepanjang tahun.” (Sahih Ibn Khuzaymah (2115) dan Sunan al-Nasa’i al-Kubra (2860)).

Syawal merupakan bulan yang diberkahi, penuh ketaatan dan awal pelaksanaan ibadah haji.

Waktu tersebut diperintahkan bagi mereka yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji, untuk ikut memanen pahala dengan cara berpuasa selama kurang lebih 6 hari.

Hukum puasa Syawal tidak wajib 6 hari tersebut memiliki keutamaan yang agung dan ganjaran pahala besar.

Keutamaan lain dari puasa Syawal adalah dilakukan setelah menunaikan puasa qadha Ramadan. 

Baca juga: Manfaatkan 10 Hari Terakhir dengan Puasa Syawal 6 Hari, Begini Bacaan Niat dan Tata Caranya

Bagi umat Islam yang memiliki utang puasa, hendaknya melunasi semuanya sebelum menjalankan puasa Syawal.

Hal itu menunjukkan bahwa puasa Ramadan harus disempurnakan terlebih dulu, kemudian dapat mengerjakan Syawal. 

Berdasarkan pandangan ulama, puasa Syawal tidak dapat terealisasi apabila belum menyempurnakan puasa Ramadan.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved