Rabu, 29 April 2026

Puasa Syawal 1447 H

Jadwal Puasa Syawal 6 Hari Setelah Lebaran 2026

Berikut ini terdapat info tentang Jadwal Puasa Syawal 6 Hari Setelah Lebaran, Setara Puasa Selama Setahun Penuh

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Canva
PUASA SUNNAH MARET - Jadwal Puasa Syawal 6 Hari Setelah Lebaran, Setara Puasa Selama Setahun Penuh. Ilustrasi puasa syawal. (TribunStyle.com) 

Artinya, puasa Syawal dapat dilaksanakan mulai hari ini, Minggu (22/3/2026).

Pelaksanaan puasa Syawal dianjurkan untuk dilakukan secara enam hari berturut-turut.

Namun dibolehkan juga pelaksanaan puasa Syawal dilakukan secara selang-seling.

Sebelum melaksanakan puasa Syawal, penting bagi seorang Muslim untuk memastikan bahwa ia telah menyelesaikan puasa Ramadan secara penuh. 

Namun, selayaknya hutang dan hukum sunnah berlaku, bagi muslim yang masih memiliki hutang puasa, pada sepanjang Ramadan, alangkah baiknya untuk mengganti puasa terlebih dahulu.

Sebab puasa qodho dijatuhi hukum asal Wajib, sementara Puasa Syawal masih berada pada hukum Sunnah Muakad (Sunnah yang ditekankan).

Bacaan Niat Puasa Syawal

Bagi anda yang tidak memiliki hutang puasa, dan ingin melaksanakan puasa sunnah Syawal, bisa mengerjakannya mulai hari ini, hingga akhir Syawal mendatang, dengan niat dan tata cara sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis syawwali lillahi ta‘ala

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.

Tata Cara Puasa Syawal

1. Niat puasa syawal dijalankan selama enam hari

Sebagaimana yang sudah disebutkan dalam hadis, bahwa puasa syawal dilakukan selama enam hari. Berikut hadis yang disebutkan:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164). Dari hadis tersebut, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin berkata, “Yang disunnahkan adalah berpuasa enam hari di bulan Syawal.” (Syarhul Mumti’, 6: 464).

2. Diutamakan dikerjakan secara berurutan

Puasa syawal diutamakan dijalankan secara berurutan. Namun, jika tidak bisa dikerjakan secara berurutan, maka niat puasa syawal bisa dikerjakan secara terpisah-pisah.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved