Minggu, 10 Mei 2026

Khawatir Ada Unjuk Rasa Susulan, SMAN 1 Cianjur Belajar Daring Hari Ini

Khawatir ada unjuk rasa susulan, SMAN 1 Cianjur memberlakukan pembelajaran daring selama dua hari

Tayang:
Editor: ferri amiril
istimewa
DARING - Kepala sekolah SMAN 1 Cianjur Agam Supriyanta memberlakukan pembelajaran daring khawatir ada unjuk rasa susulan 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR - Khawatir ada unjuk rasa susulan, SMAN 1 Cianjur memberlakukan pembelajaran daring selama dua hari.

Kepala Sekolah SMAN 1 Cianjur Agam Supriyanta mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dan mendapatkan arahan dari Kacadin Disdik Provinsi Jabar terkait pembelajaran Senin (1/9/2025).

"Hasilnya pembelajaran akan dilakukan secara online selama dua hari atau terhitung mulai Senin (1/9/2025) hingga Selasa (2/9/2025)," katanya saat dihubungi, Minggu (31/9/2025).

Hal tersebut lanjut dia, berdasarkan beberapa pertimbangan, dan perkembangan adanya rencana unjuk rasa besar dibeberapa daerag termasuk di Cianjur.

"Informasi sementara yang kami terima, akan ada aksi unjuk rasa dua hari, sehingga menghindari hal yang tak diinginkan pembelajar dilaksanakan secara daring," katanya.

Baca juga: Dinas Pendidikan Sebut Hanya Sebagian Sekolah yang Belajar Daring Hari Ini, Sesuai Kerawanan

Disisi lain, Kepala Sekolah SMAN 2 Cianjur Haruman Taufik mengatakan, berdasarkan arahan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pembelajaran tetap berjalan seperti biasanya.

"Arahan dari Gubernur sudah jelas Kang, pembelajaran harus tetap berjalan ofline. Namun kita juga masih koordinasi dengan KCD diwilayah maupun dengan yang lainya," kata dia.

Dia menambahkan, lokasi SMAN 2 Cianjur jaraknya tidak jauh dari Gedung DPRD Kabupaten Cianjur. Sehingga dirinya akan terus berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur berujung bentrok dengan aparat pada Sabtu (30/8/2025) kemarin.,

Bahkan, aparat pun menembakan gas air mata ke arah masa. Akibatnya sejumlah orang dan wartawan mengalami sesak nafas, dan beberapa diantaranya terluka, sehingga harus di bawa ke rumah sakit.

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved