Pungli Jadi Tradisi di Pantai Selatan, Begini Penilaian GGW
Garut Governance Watch (GGW) menyoroti maraknya praktik pungutan liar (pungli) di kawasan wisata pantai selatan Garut
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
Syakur Amin hanya menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, yakni Polres Garut dan Brimob Polda Jawa Barat, untuk melakukan pengamanan di lokasi.
"Sudah disampaikan ke Polres Garut dan Brimob, beliau sedang berada di lokasi," ujarnya melalui pesan singkat singkat, Sabtu (28/3/2026).
Sebelumnya, pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut menyampaikan klarifikasi terkait tarif resmi.
Klarifikasi ini disampaikan untuk merespons keluhan wisatawan soal dugaan pungutan liar.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Beni Yoga, menjelaskan bahwa tarif resmi telah ditetapkan dan dicantumkan di pos jaga sebagai acuan bagi pengunjung.
"Tarif resmi sudah kami tetapkan dan tempel di pos, mulai Rp10 ribu untuk dewasa di hari biasa, serta parkir motor Rp5 ribu," ujarnya Jumat (27/3/2026).
Ia menegaskan, apabila ditemukan pungutan di luar ketentuan tersebut, masyarakat diminta untuk melaporkan.
Bahkan, pihaknya mendorong agar oknum yang melakukan pungli direkam sebagai bukti untuk nantinya ditindak secara tegas.
"Silakan viralkan dan saya mohon nanti perlihatkan wajah yang melakukan pungli itu siapa," ungkapnya.(*)
| 5 Tempat Wisata di Sumedang 2026, Cocok untuk Habiskan Libur Weekend Bersama Keluarga |
|
|---|
| 5 Tempat Wisata di Bandung yang Ramah Anak Cocok untuk Dikunjungi di Weekend Ini |
|
|---|
| 5 Tempat Wisata Hits di Sumedang 2026, Cocok untuk Habiskan Libur Weekend Bersama Keluarga |
|
|---|
| Bupati Pangandaran Soroti Lambannya Pembangunan Rumah Relokasi Eks Pasar Wisata |
|
|---|
| Masih Ada Waktu Untuk Adakan Acara Walimatussafar, Simak Contoh Kalimat Sambutan dan MC |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/sidqialghifariririririricilauteureun.jpg)