Selasa, 7 April 2026

Ratusan Bibit Atlet Cilik Bulutangkis Adu Prestasi di Garut

Upaya regenerasi atlet bulu tangkis terus digencarkan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ratusan atlet usia dini adu prestasi

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari
REGENERASI ATLET - Atlet muda peraih juara berfoto bersama usai mengikuti Sportunity Badminton Competition 2026 se-Kabupaten Garut, di GOR SDK Kadungora, Minggu (18/1/2026) petang. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Upaya regenerasi atlet bulu tangkis terus digencarkan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ratusan atlet usia dini adu prestasi dalam Sportunity Badminton Competition 2026.

Sejak empat hari yang lalu, 157 atlet muda dari 18 klub binaan saling unjuk gigi di GOR SDK Kadungora.

Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Kecamatan Kadungora Dedem Syamsul Rizal mengatakan, kejuaraan ini menjadi bagian penting dalam proses membangun fondasi atlet muda, karena difokuskan pada kelompok usia dini. 

Para atlet yang bertanding dinilainya bukan pemula, melainkan sudah memiliki dasar teknik dan pergerakan yang matang sebagai calon pemain masa depan.

"Dari proses ini ke depan kita bisa mencetak atlet-atlet potensial, baik di tingkat nasional hingga dunia," ujarnya kepada Tribunjabar.id usai penutupan kegiatan, Minggu (18/1/2026) petang.

Baca juga: Kejurkab PBSI dan Piala Kapolres 2025 Jadi Ajang Menyaring Bibit Atlet Bulutangkis Ciamis

Baca juga: Pemkot Tasik Bakal Jadikan Event BBC 2025 Sebagai Agenda Tahunan, Jaring Bibit Atlet Bulutangkis

Ia menuturkan, ratusan atlet itu selama ini telah mengikuti pembinaan melalui berbagai klub yang tersebar di berbagai daerah di Garut.

Deden berharap dari ajang ini bisa melahirkan kembali atlet-atlet bulu tangkis asal Garut yang mampu berprestasi, mengikuti jejak atlet Garut yang telah dikenal sebelumnya.

"Semoga ada Dejan Ferdiansyah atlet profesional lain yang lahir dari Garut," ungkapnya.

Penyelenggara Kegiatan, Imelia Pratiwi, menyampaikan bahwa Sportunity Badminton Competition tidak hanya digelar satu kali, melainkan akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebanyak empat seri dalam satu tahun.

Kompetisi ini ungkapnya, dirancang sebagai ruang tumbuh bagi atlet, pelatih, serta klub bulu tangkis di Garut.

"Event ini kami posisikan sebagai gebrakan awal dalam memperkuat pembinaan bulutangkis di Kabupaten Garut, mulai dari usia dini hingga atlet berprestasi," ujarnya.

Ia menuturkan, pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus ditopang oleh kompetisi yang rutin, sistem yang jelas, dan kolaborasi berbagai pihak.

Melalui ajang ini, diharapkan ekosistem bulu tangkis di Garut semakin kuat lantaran atlet memperoleh jam tanding, dan pelatih hingga klub memiliki ruang evaluasi.

"Harapan kami, dari lapangan-lapangan sederhana di Garut hari ini, kelak akan lahir atlet-atlet hebat yang mampu mengharumkan nama daerah, bahkan nasional," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved