Senin, 4 Mei 2026

Rohaimin Ditemukan Tewas di Villa Cikelet Garut, Polisi Temukan Uang Rp15 Juta

Seorang pria ditemukan tewas di salahsatu penginapan atau villa dalam kondisi mengeluarkan darah dari mulut dan hidung.

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Polsek Cikelet
PENEMUAN MAYAT - Seorang pria ditemukan tak bernyawa di sebuah villa atau penginapan yang berlokasi di Kampung Cikoer, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pria bernama Rohaimin (50), warga Garut, ditemukan tewas di villa Cikelet dengan darah keluar dari mulut dan hidung.
  • Jenazah ditemukan saksi setelah curiga lampu menyala terus, korban diduga meninggal lebih dari 12 jam.
  • Tak ada tanda kekerasan, korban punya riwayat sakit, keluarga menolak autopsi dan menerima sebagai musibah.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Seorang pria ditemukan tewas di salahsatu penginapan atau villa dalam kondisi mengeluarkan darah dari mulut dan hidung.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cikoer, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026).

Kapolsek Iptu Aktas Komalsyah Siregar mengatakan pria tersebut bernama Rohaimin berusia 50 tahun yang merupakan warga Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut.

"Penemuan jenazah berawal dari kecurigaan saksi yang melihat lampu penginapan dalam kondisi terus menerus menyala, sedangkan penjaga villa tak terlihat di lokasi," ujarnya.

Ia menuturkan, saksi kemudian mengecek kondisi villa tersebut lalu melihat korban terlentang kaku di tempat tidur.

Saksi kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi, setelah diperiksa oleh tenaga kesehatan, kondisi pria tersebut sudah tak bernyawa.

"Saat diperiksa kondisinya mengeluarkan darah dari mulut dan hidung," ungkapnya.

Iptu Aktas menjelaskan, dari hasil pemeriksaan diperkirakan pria tersebut sudah meninggal lebih dari 12 jam sebelum ditemukan.

Pihaknya juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad tersebut.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Rohaimin memiliki riwayat penyakit liver dan lambung.

"Kami juga menemukan uang sebesar Rp.15.515.000 serta satu unit handphone korban," ucapnya.

Kapolsek Aktas Komalsyah Siregar, menyampaikan bahwa pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang diperkuat dengan surat pernyataan resmi penolakan.

Ia menuturkan, setelah proses penanganan di lokasi selesai, jenazah korban selanjutnya dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Cikelet untuk segera dimakamkan.

"Kami turut berduka cita yang mendalam atas kejadian ini. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tandasnya. (*)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved