Sabtu, 11 April 2026

Ramadan 2026

Tingkatkan Spiritual dan Kemandirian Warga Binaan, Lapas Ciamis Gelar Banyak Program Ramadan

Lapas Kelas IIB Ciamis memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk perkuat pembinaan spiritual sekaligus meningkatkan keterampilan warga binaan. 

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
RAMADAN DI LAPAS - Potret para warga binaan di Lapas Kelas II B Ciamis saat melaksanakan program pembinaan dan meningkatkan keterampilan membuat anyaman, dan kue kering untuk memenuhi pesanan di momen lebaran nanti, Selasa (10/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Lapas Kelas IIB Ciamis isi Ramadan dengan pembinaan rohani: puasa, tarawih, tadarus, dan pesantren bagi warga binaan.
  • Program kemandirian tetap berjalan: produksi alat pancing pesanan luar daerah dan bakery dengan ratusan pesanan Lebaran.
  • Pembinaan diharapkan memberi bekal keterampilan agar warga binaan lebih mandiri setelah bebas.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk memperkuat pembinaan spiritual sekaligus meningkatkan keterampilan warga binaan

Berbagai kegiatan keagamaan hingga program pemberdayaan terus berjalan selama Ramadan.

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, mengatakan pembinaan rohani menjadi salah satu fokus utama selama bulan puasa.

“Untuk kegiatan di bulan suci Ramadan ini hampir seperti biasanya. Yang pertama tentu pembinaan rohani bagi warga binaan, seperti puasa, salat tarawih, tadarus, dan kegiatan pondok pesantren,” ujar Supriyanto kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, program pesantren Ramadan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan, salah satunya Pondok Pesantren Darussalam. 

Dalam kegiatan itu, para pengisi ceramah datang secara bergantian.

“Pagi dari Darussalam, sore dari INU. Mereka memberikan ceramah kepada sekitar 20 calon pendakwah dari warga binaan,” jelasnya.

Baca juga: Kakanwil Ditjenpas Jabar Soroti Peningkatan Layanan hingga Pembinaan Warga Binaan di Ciamis

Selain itu, kegiatan tadarus Al-Qur’an juga dilakukan setiap hari setelah salat tarawih.

“Setelah salat Isya dan tarawih, dilanjutkan tadarus kurang lebih dua jam. Setelah itu kembali ke kamar masing-masing. Sekitar pukul tiga dini hari mereka sudah bangun lagi untuk persiapan sahur dan ibadah,” katanya.

Tidak hanya pembinaan spiritual, Lapas Ciamis juga tetap menjalankan program kemandirian untuk meningkatkan keterampilan warga binaan

Beberapa kegiatan produksi tetap berjalan meskipun di bulan puasa.

Menurut Supriyanto, salah satu produksi yang terus berjalan adalah kerajinan alat pancing yang merupakan pesanan dari sejumlah mitra luar daerah.

“Pancing itu wajib dipenuhi karena sudah ada kontrak. Mitra kita dari Lampung, Pekanbaru, sampai Batam. Targetnya sekitar 1.000 kodi, sementara yang sudah diproduksi sekitar 400 lebih,” ujarnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved