Rabu, 20 Mei 2026

Perang Iran vs Israel

Perang Iran VS AS-Israel Memanas, Kemenhaj Ciamis Imbau Tunda Keberangkatan Umrah di Bulan Ramadan

Menurutnya, hingga kini belum ada informasi resmi dari otoritas Arab Saudi mengenai kondisi terbaru jemaah Indonesia yang sudah berada di Tanah Suci. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
IMBAU JEMAAH UMRAH - Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Ciamis, H. Nana Supriatna, Senin (2/3/2026), mengatakan Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umroh RI mengimbau calon jemaah untuk menunda keberangkatan jemaah umrah sementara waktu, termasuk bagi masyarakat Kabupaten Ciamis. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat - Israel mulai berdampak pada aktivitas perjalanan ibadah umrah. 

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umroh RI mengimbau calon jemaah untuk menunda keberangkatan umrah sementara waktu, termasuk bagi masyarakat Kabupaten Ciamis.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Ciamis, H. Nana Supriatna, menegaskan bahwa pihaknya hanya meneruskan imbauan resmi dari pemerintah pusat terkait situasi tersebut.

“Kami hanya menyampaikan informasi dari Kemenhaj RI bahwa pemerintah mengimbau untuk menunda keberangkatan umrah saat ini. Itu saja,” ujar Nana, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Kemenhaj Catat 30 Warga Asal Tasik Ibadah Umrah di Tengah Perang Iran vs AS-Israel

Baca juga: Pemudik yang Melintasi Wilayah Utara Ciamis Diminta Waspada

Menurutnya, hingga kini belum ada informasi resmi dari otoritas Arab Saudi mengenai kondisi terbaru jemaah Indonesia yang sudah berada di Tanah Suci. 

Meski demikian, ia berharap seluruh jemaah dalam keadaan aman dan selamat.

“Untuk yang sudah ada di Tanah Suci, kami belum menerima informasi pasti dari otoritas Saudi. Semoga semuanya selamat bagi jemaah yang ada di Saudi,” katanya.

Nana juga mengakui, pihaknya belum memiliki data pasti terkait jumlah jemaah umrah asal Kabupaten Ciamis yang saat ini berada di Arab Saudi. 

Hal itu disebabkan sistem pendaftaran umrah yang tidak terkoordinasi langsung dengan kantor Kemenhaj di daerah.

“Kami tidak punya datanya, sebab daftar umrah tidak terkoordinasi dengan Kemenhaj. Ke depannya mungkin bisa,” ungkapnya.

Baca juga: Selat Hormuz Ditutup Imbas Perang Iran vs AS-Israel, Ini Dampak untuk Indonesia Termasuk di Priangan

Berbeda dengan haji reguler yang seluruh prosesnya terdata secara resmi melalui sistem Kementerian Agama, perjalanan umrah umumnya dikelola langsung oleh biro perjalanan atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). 

Karena itu, data keberangkatan dan kepulangan jemaah lebih banyak berada di pihak travel.

Menjelang dan selama bulan Ramadan, biasanya terjadi peningkatan signifikan jumlah jemaah umrah, termasuk dari Ciamis

Banyak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk menjalankan ibadah di Tanah Suci karena nilai keutamaannya yang lebih besar.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved