Jumat, 17 April 2026

Lansia di Ciamis Ditemukan Membusuk

Hasil Penyelidikan Polisi: Lansia Meninggal di Baregbeg Ciamis karena Sakit

Kepolisian Resor Ciamis memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam kasus meninggalnya seorang lansia bernama Unang

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
BERDIALOG - Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono saat berdialog dengan keluarga korban yang meninggal dunia di rumahnya karena sakit, ia memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam kasus meninggalnya seorang lansia bernama Unang (65) di Kampung Ciwahangan, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Selasa (24/2/2026) sore. 

Ringkasan Berita:* Kepolisian Resor Ciamis memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam kasus meninggalnya seorang lansia bernama Unang (65) di Kampung Ciwahangan, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Selasa (24/2/2026) sore.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Kepolisian Resor Ciamis memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam kasus meninggalnya seorang lansia bernama Unang (65) di Kampung Ciwahangan, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Selasa (24/2/2026) sore.

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono, mengatakan pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.

“Awalnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Kampung Ciwahangan, Desa Baregbeg, ada warga yang meninggal dunia di rumahnya,” ujar AKP Carsono saat ditemui di depan ruang Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Ciamis.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). 

Pemeriksaan dilakukan bersama tim identifikasi (Inafis) serta personel dari Polsek dan Polres.

Baca juga: Kronologi Lansia Ditemukan Meninggal di Baregbeg Ciamis

“Kami melakukan cek TKP bersama tim identifikasi dan satuan fungsi dari Polsek maupun Polres. Secara umum, di lokasi tidak ditemukan adanya barang-barang yang hilang ataupun tanda-tanda kekerasan terhadap korban,” jelasnya.

Setelah olah TKP, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. 

Polisi berkoordinasi dengan dokter di RSUD Kabupaten Ciamis guna memastikan penyebab kematian korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, dokter menyampaikan bahwa kondisi jenazah sudah dalam tahap pembusukan dan diduga korban telah meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan.

“Berdasarkan keterangan sementara dari dokter, jenazah diperkirakan sudah meninggal lebih dari dua hari,” katanya.

Selain melakukan pemeriksaan fisik, polisi juga meminta keterangan dari pihak keluarga dan sejumlah tetangga korban. 

Dari hasil interogasi kepada pihak keluarga, korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya.

“Kami juga melakukan pendalaman terhadap keluarga maupun tetangga. Informasi yang kami dapatkan, korban tinggal sendirian,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved