Lansia di Ciamis Ditemukan Membusuk
Breaking News - Lansia di Baregbeg Ciamis Ditemukan Meninggal Membusuk
Warga Dusun Ciwahangan digegerkan dengan penemuan jasad seorang lansia bernama Unang dalam kondisi sudah membusuk di atas tempat tidurnya
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Machmud Mubarok
Ringkasan Berita:
- Warga Dusun Ciwahangan, RT 01/09, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, digegerkan dengan penemuan jasad seorang lansia bernama Unang (65), Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
- Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di atas tempat tidurnya. Saat ditemukan posisi dalam kondisi telungkup menghadap tembok kamar.
- Diduga, ia telah meninggal dunia sekitar dua hari lebih sebelum akhirnya ditemukan pihak keluarga.
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Warga Dusun Ciwahangan, RT 01/09, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, digegerkan dengan penemuan jasad seorang lansia bernama Unang (65), Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di atas tempat tidurnya. Saat ditemukan posisi dalam kondisi telungkup menghadap tembok kamar.
Diduga, ia telah meninggal dunia sekitar dua hari lebih sebelum akhirnya ditemukan pihak keluarga.
Penemuan bermula dari kecurigaan keluarga yang beberapa hari terakhir tidak mendapat kabar dari korban.
Kemudian warga sekitar juga mengaku terakhir kali melihat korban saat hari Minggu (22/2/2026) sore.
Baca juga: Viral! Penemuan Mayat Pria Membusuk di Cibatu Garut, Kepala Tinggal Tengkorak
Baca juga: Pria Paruh Baya Ditemukan Sudah Membusuk di Bantar Tasikmalaya, Polisi Lakukan Olah TKP
Ujang Endin, saudara korban, mengaku berinisiatif mendatangi rumah Unang setelah panggilan teleponnya tak pernah direspons.
“Saya coba hubungi berkali-kali, tapi tidak ada jawaban. Akhirnya saya datang ke rumahnya,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (24/2/2026).
Saat masuk ke dalam rumah, Ujang mendapati Unang sudah tidak bernyawa.
Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.
Seorang tetangga, Ani, mengaku sempat mencium bau tidak sedap sejak dua hari sebelumnya. Namun ia mengira bau tersebut berasal dari bangkai hewan.
“Saya kira bangkai tikus atau apa, jadi tidak curiga,” katanya.
Penemuan itu segera dilaporkan kepada warga dan aparat setempat. Proses evakuasi jasad korban berlangsung dramatis karena hujan deras tiba-tiba mengguyur kawasan tersebut.
Meski hujan turun cukup lebat, puluhan warga tetap memadati sekitar lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi.