Senin, 27 April 2026

Ponpes Darussalam Ciamis Bangun Masjid Raya Rp8,5 Miliar, Target Jadi Pusat Peradaban Umat di Ciamis

Pembangunan masjid ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan Ponpes Darussalam sebagai pusat pendidikan dan kegiatan keagamaan

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
BANGUN MASJID RAYA - Momen Sekda Ciamis Andang Firman Triyadi, Ketua DPRD, dan Pimpinan Ponpes Darussalam saat acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Darussalam di kawasan pesantren, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (13/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pondok Pesantren Darussalam Ciamis memulai pembangunan Masjid Raya Darussalam dengan peletakan batu pertama, bersamaan peresmian Wisma Ikada di Cijeungjing.
  • Masjid dibangun dengan estimasi biaya Rp8,5 miliar, tanpa target waktu kaku.
  • Diharapkan jadi pusat ibadah, pendidikan, dan penguatan peradaban umat di Ciamis.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Pondok Pesantren atau Ponpes Darussalam Ciamis resmi memulai pembangunan Masjid Raya Darussalam yang ditandai dengan peletakan batu pertama, bertepatan dengan rangkaian peresmian Wisma Ikada di kawasan pesantren, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Ketua DPRD Ciamis, Ketua Baznas Ciamis, Kepala Kantor Kemenag Ciamis, Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah Ciamis, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Ciamis.

Pimpinan Ponpes Darussalam Ciamis, KH. Fadlil Yani Ainusyamsi atau yang akrab disapa Ang Icep, mengatakan pembangunan masjid ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan Ponpes Darussalam sebagai pusat pendidikan dan kegiatan keagamaan.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan rangkaian kegiatan di Darussalam. Setelah peresmian Wisma Ikada, kita langsung melaksanakan peletakan batu pertama Masjid Raya Darussalam Ciamis,” ujar Ang Icep kepada wartawan.

Baca juga: Bupati Ciamis Geram Terima Laporan Pemotongan BPNT Untuk Warga Miskin

Ia menjelaskan, masjid tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 420 bata (5.880 meter) dan luas bangunannya 40 x 40 meter. 

Untuk bangunan utama bagian dalam, ukurannya direncanakan sekitar 36 x 28 meter, sementara area halaman akan memanjang hingga ke bagian belakang.

Adapun kebutuhan anggaran pembangunan masjid diperkirakan mencapai Rp8,5 miliar.

“Estimasi anggarannya sekitar Rp8,5 miliar. Insya Allah kita optimis, karena membangun rumah Allah itu bagian dari ikhtiar bersama,” katanya.

Menurut Ang Icep, pihaknya tidak memasang target waktu penyelesaian secara kaku. 

Pembangunan akan disesuaikan dengan kemampuan dan dukungan dari para dermawan, alumni, serta masyarakat luas.

“Kalau soal waktu, kita tidak membatasi harus satu atau dua tahun. Yang penting kita mulai dulu. Mudah-mudahan tahun ini sudah berjalan dan terus berproses sesuai kemampuan,” ucapnya.

Ia pun mengajak para alumni, saudagar, pengusaha, dan kaum muslimin untuk bersama-sama berpartisipasi dalam pembangunan Masjid Raya Darussalam.

“Kita berharap ini bisa menjadi motivasi bagi para dermawan. Semoga Allah memudahkan setiap niat baik untuk membangun rumah-Nya,” imbuhnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved