Senin, 20 April 2026

Bupati Ciamis Butuh Kehadiran Wakil Untuk Jalankan Pemerintahan

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengakui bahwa beban kerja Pemerintah Kabupaten Ciamis saat ini cukup berat

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
BUTUH WAKIL BUPATI - Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengakui bahwa beban kerja Pemerintah Kabupaten Ciamis saat ini cukup berat dan di menegaskan bahwa kehadiran sosok Wakil Bupati sangat dibutuhkan. 

Ringkasan Berita:* Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengakui bahwa beban kerja Pemerintah Kabupaten Ciamis saat ini cukup berat dan membutuhkan dukungan kepemimpinan yang lebih kuat, salah satunya melalui keberadaan Wakil Bupati
 
* Dengan kompleksitas persoalan tersebut, Herdiat menegaskan bahwa kehadiran Wakil Bupati bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan nyata dalam mendukung efektivitas jalannya pemerintahan daerah

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengakui bahwa beban kerja Pemerintah Kabupaten Ciamis saat ini cukup berat dan membutuhkan dukungan kepemimpinan yang lebih kuat, salah satunya melalui keberadaan Wakil Bupati.

Herdiat menyebutkan, luas wilayah Kabupaten Ciamis serta jumlah penduduk yang mencapai sekitar 1,39 juta jiwa menuntut koordinasi dan pengawasan pemerintahan yang intensif.

“Kalau melihat kondisi daerah, tugas pemerintahan ini tidak ringan. Karena itu keberadaan Wakil Bupati sangat diperlukan,” kata Herdiat kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, secara aturan pengisian jabatan Wakil Bupati sudah memiliki dasar hukum yang jelas. 

Pemerintah pusat dan pemerintah provinsi telah memberikan penegasan bahwa pengajuan pengisian jabatan tersebut diserahkan kepada pemerintah daerah.

Baca juga: Keterbatasan Anggaran Jadi Sorotan dalam Forum RKPD 2027 Ciamis

Menurut Herdiat, pemerintah daerah memiliki ruang untuk menentukan waktu pengajuan sesuai dengan kebutuhan dan dinamika daerah.

“Pemerintah pusat menyerahkan sepenuhnya ke daerah. Kapan akan diajukan, itu bergantung pada kebutuhan dan kesiapan daerah sendiri sesuai mekanisme yang ada,” ujarnya.

Terkait peran partai politik, Herdiat menegaskan bahwa proses pengusulan tetap mengikuti mekanisme yang berlaku. 

Namun, inisiatif pengajuan tetap berasal dari pemerintah daerah.

“Partai politik tentu berproses sesuai aturan, tetapi dasar pengajuannya tetap atas permintaan pemerintah daerah,” jelasnya.

Herdiat menilai, percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik akan lebih optimal apabila struktur kepemimpinan daerah lengkap. 

Apalagi, Kabupaten Ciamis masih menghadapi sejumlah persoalan strategis, salah satunya tingkat kemiskinan yang masih berada di kisaran 7 persen.

“Target kita jelas, kemiskinan harus ditekan hingga minimal 5 persen, bahkan kalau bisa lebih rendah lagi. Itu perlu kerja cepat dan terkoordinasi,” ungkapnya.

Dengan kompleksitas persoalan tersebut, Herdiat menegaskan bahwa kehadiran Wakil Bupati bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan nyata dalam mendukung efektivitas jalannya pemerintahan daerah.

“Kinerja pemerintahan akan lebih maksimal jika didukung kepemimpinan yang lengkap,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved