Jumat, 17 April 2026

Ciamis Waspada Campak: Suspek Muncul, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Terkonfirmasi

Dinkes Kabupaten Ciamis mengungkap adanya temuan sejumlah kasus suspek campak di lapangan hingga pertengahan April 2026.

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Ai Sani Nuraini
CIAMIS WASPADA CAMPAK - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ciamis, H. Edis Herdis di ruang kerjanya. Ia menjelaskan temuan sejumlah kasus suspek campak di lapangan hingga pertengahan April 2026, namun belum terkonfirmasi. 

Ringkasan Berita:
  • Dinkes Ciamis temukan suspek campak, belum ada kasus terkonfirmasi.
  • Gejala campak meliputi demam, batuk, mata merah, dan ruam kulit.
  • Pencegahan diperkuat lewat imunisasi, PHBS, dan deteksi dini warga.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis mengungkap adanya temuan sejumlah kasus suspek campak di lapangan hingga pertengahan April 2026.

Meski demikian, Dinkes memastikan belum ada satu pun kasus campak yang terkonfirmasi secara laboratorium di wilayah Ciamis.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ciamis, Edis Herdis, mengatakan temuan suspek tersebut masih dalam tahap pemantauan oleh petugas kesehatan.

“Memang ada temuan suspek, namun untuk kasus campak belum ditemukan di Ciamis. Ini menunjukkan upaya pencegahan yang dilakukan cukup berhasil,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Baca juga: Tak Ikuti WFH, Disdukcapil Ciamis Pastikan Layanan Adminduk Tetap Tatap Muka

Menurutnya, campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat mudah menular, terutama pada anak-anak.

Gejala yang perlu diwaspadai di antaranya demam tinggi, mata merah dan berair, batuk, serta muncul ruam atau bintik merah pada kulit.

Edis mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala yang mengarah pada campak.

“Deteksi dini sangat penting untuk mencegah penyebaran lebih luas,” katanya.

Dalam upaya antisipasi, Dinkes Ciamis terus memperkuat koordinasi dengan seluruh fasilitas layanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan.

Selain itu, program imunisasi campak juga terus digencarkan sebagai langkah utama pencegahan.

“Imunisasi sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah risiko komplikasi serius,” jelasnya.

Dinkes juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga daya tahan tubuh.

Diketahui, campak dapat menyebar dengan cepat melalui droplet saat penderita batuk atau bersin.

Dengan langkah pencegahan yang terus diperkuat, Pemkab Ciamis optimis dapat mempertahankan status bebas campak di wilayahnya.(*)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved