Sabtu, 18 April 2026

Keracunan MBG di Ciamis

Jumlah Siswa Diduga Keracunan MBG di Kawali Bertambah Jadi 13 Orang

Korban dugaan keracunan makanan yang menimpa siswa sekolah dasar di Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis menjadi 13 siswa

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Machmud Mubarok
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
DIKUNJUNGI ORANG TUA - Kondisi para siswa SD yang sedang dirawat di Puskesmas Kawali dan dikunjungi oleh para orangtuanya. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Korban dugaan keracunan makanan yang menimpa siswa sekolah dasar di Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, kembali bertambah.

Hingga Jumat (3/10/2025) sore, total tercatat ada 13 anak yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Kawali.

Kepala Puskesmas Kawali, Aang Kurniawan, menyebut awalnya hanya ada 12 pasien yang masuk. 

Dua di antaranya sudah dipulangkan setelah kondisinya membaik. 

"Sekarang total ada 13 anak, termasuk yang sudah pulang. Jadi masih ada 11 orang yang dirawat,” jelasnya.

Menariknya, pasien terakhir yang masuk bukan dari sekolah yang sama.

“Yang terakhir berasal dari SDN 5 Karangpawitan, berbeda dengan pasien sebelumnya yang dari SDN 1 Sindangsari. Untuk sumber makanan apakah dari dapur yang sama, kami belum bisa memastikan,” tambah Aang.

Menurutnya, sebagian besar anak mengalami gejala mual, muntah, sakit perut, pusing, dan lemas. Namun saat ini kondisi mereka mulai stabil. 

“Awalnya ada yang muntah di lokasi, tapi setelah sampai di Puskesmas sudah tidak lagi. Kami fokus pada penanganan medis agar kondisi pasien membaik,” ujarnya.

Baca juga: Jumlah Murid Keracunan MBG di SDN 1 Sindangsari 10 Siswa, Dinkes Ciamis Kumpulkan Sampel Makanan

Baca juga: BREAKING NEWS - 8 Murid SDN 1 Sindangsari Kawali Diduga Keracunan Usai Makan MBG

Aang menegaskan pihaknya belum bisa memastikan penyebab keracunan, apakah dari menu MBG atau bukan.

 “Penentuan penyebab tentu harus melalui pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. Kapasitas kami di sini hanya sebatas memberikan penanganan medis kepada pasien,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ciamis, Jumat (3/10/2025).

Kali ini, peristiwa tersebut dialami sejumlah murid SDN 1 Sindangsari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis usai menyantap hidangan yang disediakan pihak penyelenggara.

Salah seorang korban, Dimas, siswa kelas 5, menuturkan bahwa makanan yang disajikan sudah menunjukkan tanda-tanda tidak layak konsumsi. 

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved