Program Transmigrasi di Ciamis
Program Transmigrasi Penduduk Asal Ciamis Berhenti Sejak 2018, Ini Alasannya
Terakhir kali, empat Kepala Keluarga (KK) asal Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis diberangkatkan ke Gorontalo
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Namun sayangnya, tidak ada kegiatan monitoring dari pemerintah daerah Ciamis ke Gorontalo akibat keterbatasan anggaran.
“Harusnya ada monitoring, tapi karena anggaran tidak tersedia, kita hanya sempat antar waktu pemberangkatan saja. Setelah itu tidak ada kunjungan lagi ke lokasi,” ujarnya.
Program transmigrasi di Ciamis kini bergantung pada kebijakan pusat dan kemampuan fiskal daerah.
Harapan untuk membuka kembali peluang transmigrasi tetap ada, namun pelaksanaannya akan sangat bergantung pada kolaborasi antara pusat, provinsi, dan kabupaten.(*)
| Naskah Khutbah Jumat 17 April 2026 - Hari Kartini Menghormati Perempuan Sesuai Ajaran Islam |
|
|---|
| Naskah Singkat Khutbah Jumat 17 April 2026: Ketakwaan Kunci Kesuksesan Dunia dan Akhirat |
|
|---|
| 15 Kelurahan dan 4 Kecamatan di Kota Tasikmalaya Harap-harap Cemas, Lelang Tol Geta Mandeg |
|
|---|
| Layanan SIM Keliling Hari Ini Kota Tasikmalaya Digelar di Pasar Pancasila |
|
|---|
| Layanan SIM Keliling Hari Ini Polres Sumedang Digelar di Kantor Desa Buahdua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/TRANSMIGRASI-BERHENTI-di-ciamis-1.jpg)