Selasa, 12 Mei 2026

9 Saksi Telah Diperiksa, Polres Pangandaran Selidiki Dugaan Pemalsuan Tiket Wisata

Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., menyampaikan, bahwa pihaknya telah memeriksa sembilan orang saksi

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Padna
Ilustrasi: Suasana di pintu utama wisata pantai barat Pangandaran dan suasana di objek wisata pantai barat Pangandaran, Minggu (26/1/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran sedang fokus mendalami kasus dugaan kebocoran retribusi wisata di kawasan objek wisata Pangandaran

Fokus penyelidikan saat ini tertuju pada indikasi pemalsuan tiket masuk yang diduga merugikan keuangan daerah.

Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., menyampaikan, bahwa pihaknya telah memeriksa sembilan orang saksi untuk menggali lebih dalam praktik ilegal tersebut.

"Proses penyelidikan masih terus berjalan. Kami sudah memanggil dan memeriksa sembilan orang saksi untuk dimintai keterangan. Fokus kami saat ini adalah mendalami unsur pemalsuan tiketnya terlebih dahulu," ujar Andri kepada sejumlah wartawan di Mapolres Pangandaran, Selasa (22/7/2025) sore.

Baca juga: Bupati Citra Jamin Pemeriksaan Tiket Palsu Transparan, Sudah 110 yang Terperiksa

Saksi-saksi yang diperiksa diketahui berasal dari kalangan petugas retribusi dan pihak- pihak lain yang dianggap mengetahui alur operasional di sejumlah pintu masuk objek wisata Pangandaran.

Telahan terhadap pemalsuan tiket, tentu menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan dan modus operandi para pelaku. 

Ia menegaskan komitmennya menjalankan proses penegakan hukum secara profesional, proporsional, akuntabel, dan berlandaskan asas kehati-hatian.

"Kami akan mengusut tuntas kasus ini demi mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan bagi semua pihak," ucap Andri.

Diketahui, kasus dugaan kebocoran retribusi ini mencuat ke publik setelah sebelumnya terungkap praktik pungutan liar (Pungli) yang melibatkan oknum petugas di lapangan. 

Kini, masyarakat menanti langkah tegas aparat dalam menuntaskan persoalan yang dianggap sudah mencoreng tata kelola sektor pariwisata di Pangandaran.

Baca juga: Tokoh Masyarakat Endus Ada Aktor Besar di Balik Tiket Palsu Pangandaran

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved