SPMB Kota Tasikmalaya 2025
Baru 6 Siswa yang Daftar SPMB di SMA Pasundan 2 Tasikmalya, Begini Penjelasan Kepala Sekolah
Miris, jumlah pendaftar di SMA Pasundan 2 Tasikmalaya baru enam calon siswa. Padahal sekolah berdiri sejak tahun 1986
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Dedy Herdiana
Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Miris, jumlah pendaftar di SMA Pasundan 2 Tasikmalaya baru enam calon siswa. Kondisi ini membuat sekolah yang sudah berdiri sejak tahun 1986 semakin kurang diminati.
Bahkan setiap tahunnya terus menurun jumlah siswa yang mendaftar ke SMA Pasundan 2 Tasikmalaya yang berlokasi di Jalan Liunggunung, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.
Tak hanya jumlah pendaftar yang menurun, kondisi ruang kelas milik SMA Pasundan 2 Tasikmalaya sebagian sudah rusak. Bahkan halaman sekolah sudah banyak ditumbuhi rumput liar.
Area lahan SMA Pasundan 2 Tasikmalaya mencapai 1 hektare dan terbilang luas, tapi hanya beberapa area saja yang masih bisa digunakan.
"Saya tanya ke teman-teman disini, untuk jumlahnya masih rendah sekali, barusan ada 6 orang yang mendaftar," ungkap Kepala Sekolah SMA Pasundan 2 Tasikmalaya Darusman ketika ditemui wartawan TribunPriangan.com, Senin (7/7/2025).
Baca juga: SPMB di SMA Pasundan 2 Tasik Kurang Diminati, Baru Ada 6 Siswa yang Daftar
Baca juga: Ketua Forum Komunikasi SMK Swasta Pangandaran Endus Dugaan Matikan Sekolah Swasta pada SPMB 2025
Darusman menjelaskan, bahwa penurunan terjadi sejak ada sistem zonasi yang membuat sekola swasta kurang diminati calon siswa di Kota Tasikmalaya.
"Penurunan ini sejak ada zonasi, bahkan orang Sukarindik pasti ke SMAN 2, karena kita dikelilingi sekolah negeri," jelas Darusman.
Menurutnya, dulu SMA Pasundan memiliki basis di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Namun, lambat laun jumlah siswa terus mengalami penurunan.
"Dulu basis SMA Pasundan 2 di Rajapolah, Ciawi dan Cisayong, tapi sekarang di Kabupaten sudah banyak SMA SMK setiap kecamatan," ungkap Darusman.
Baca juga: Forum Komunikasi SMK Swasta di Pangandaran Menilai SPMB 2025 Masuk Kejahatan Sosial
Ketika ditanyai soal sistem 50 orang setiap kelas menjadi alasan yang paling berat semua Kepala Sekolah swasta dan Negeri.
"Ya berat sekali dengan sistem 50 orang setiap kelas, kecuali yang boarding school," ucap Darusman.
Tak hanya kekurangan jumlah siswa Darusman mengaku kondisi kelas juga sudah banyak yang tak layak dan hanya beberapa ruangan bisa digunakan.
"Yang layak tinggal 8 ruang kelas dari total 22 ruangan," jelasnya.
Dirinya berharap kedepan SMA Pasundan 2 Tasikmalaya tetap eksis meskipun setiap tahun jumlah siswanya terus menurun.
| Panitia SPMB SMAN 5 Tasikmalaya Mulai Siapkan Jadwal Daftar Ulang dan MPLS Bagi Calon Siswa |
|
|---|
| SPMB di SMA Pasundan 2 Tasik Kurang Diminati, Baru Ada 6 Siswa yang Daftar |
|
|---|
| Antisipasi Praktik Jual Beli Kursi di SPMB 2025, Ini Kata Plt Kepala Disdik Kota Tasikmalaya |
|
|---|
| Cara Daftar SPMB 2025 SMA/SMK Kota Tasikmalaya, Lengkap Link dan Dokumen yang Dibutuhkan |
|
|---|
| Pendaftaran SPMB Kota Tasikmalaya 2025 Tinggal Sehari Lagi, Cek Segera Kuota SMA/SMK Pilihan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/SMA-Pasundan-2-Tasikmalaya-ruang-kelas-772025.jpg)