Minggu, 12 April 2026

Begini Respons Disdik Jabar Soal Fortusis yang Menolak SE Jam Malam Palajar Gagasan Dedi Mulyadi

Dikatakan Deden, setiap orang memiliki cara pandang masing-masing terhadap SE Gubernur yang baru di keluarkan Pemprov Jabar. 

Editor: Dedy Herdiana
Dok - Polres Garut
ILUSTRASI JAM MALAM - Enam orang remaja dan pelajar kedapatan sedang melakukan aksi balapan liar di Jalan Sawah Lega, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mereka diamankan polisi, lalu dilakukan pembinaan orang tua mereka turut dipanggil, Sabtu (29/7/2023). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurahman

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jabar, Deden Saepul Hidayat tak mempermasalahkan penolakan Surat Edaran (SE) pembatasan jam malam untuk pelajar dari Forum orang tua siswa (Fortusis) Jabar. 

Dikatakan Deden, setiap orang memiliki cara pandang masing-masing terhadap SE Gubernur yang baru di keluarkan Pemprov Jabar. 

“Persepsi bisa macam-macam, tergantung sudut pandang mana. Kalau sudut pandang kami, lebih pada bagaimana anak-anak supaya sehat. Tidur lebih cepat kan sehat. Kedua, dengan pengawasan ketat dari orangtua, tidak terlalu malam, maka belajar anak terkondisikan,” ujar Deden, Rabu (28/5/2025).

SE pembatasan jam malam juga, kata dia, sebagai bentuk pencegahan bagi para pelajar dari kegiatan tidak produktif pada malam hari. 

“Kalau organisasi itu memandang tidak tepat, silakan. Tapi kami melihat, di situ ada pengecualian,” ucapnya.

Baca juga: Forum Orang Tua Siswa Tolak SE Pembatasan Jam Malam untuk Pelajar yang Dikeluarkan Dedi Mulyadi

Menurutnya, anak yang sedang melakukan kegiatan keagamaan, les tambahan atau ekstrakurikuler. Asal diketahui orang tua, dapat dikecualikan. 

“Ini saya pikir momentum, bagaimana pendidikan itu menjadi tanggungjawab kita semua. Tidak hanya tanggungjawab sekolah yang hanya 8 jam. Tapi orangtua, masyarakat,” katanya.

“Surat ini sebetulnya lebih pada edukasi agar anak kita secara mental, fisiknya secara baik,” tambahnya.

Baca juga: Dukung Soal SE Pembatasan Jam Malam untuk Pelajar, Prof Cecep Darmawan: Maknai sebagai Pendidikan

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved