71 ASN di Kabupaten Tasikmalaya Pensiun, Sekda: Paling Banyak Guru SD dan TK
Untuk ASN yang purna tugas rata-rata berasal dari Dinas Pendidikan dan beberapa OPD di lingkungan Pemkab Tasikmalaya.
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Dedy Herdiana
Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali melepas 71 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah masuk purna tugas atau pensiun di lapangan Setda Kabupaten Tasikmalaya, Senin (5/5/2025).
Untuk ASN yang purna tugas rata-rata berasal dari Dinas Pendidikan dan beberapa OPD di lingkungan Pemkab Tasikmalaya.
"Alhamdulillah kita melepas ASN purna tugas dari berbagai instansi dan memang paling banyak guru, dengan rincian 16 orang beberapa OPD dan 48 orang guru SD dan TK, dan 7 guru SMP total ada 71 orang," kata Sekda Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen ketika dikonfirmasi wartawan TribunPriangan.com, usai mengikuti apel rutin di lapangan Setda Kabupaten Tasikmalaya.
Zen menyampaikan banyak terima kasih sudah mengabdi sebagai ASN di Kabupaten Tasikmalaya dan memberikan pengalaman serta ilmunya.
"Ini bukan purna bakti tapi purna tugas, artinya jangan setelah purna tugas seolah-olah tidak ada tugas lagi, tapi pemerintah sangat mengharapkan purna tugas itu mengabdikan terus ilmu dan pengalaman," ucap Zen.
Baca juga: Pemuda Asal Cikalong Tasikmalaya Setubuhi Gadis di Bawah Umur dan Sebar Video Mesumnya, Kini Dibekuk
Sehingga masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang ilmunya terbatas bisa berbagi pengalaman sehingga sekecil apapun bisa menjadi sesuatu yang lebih baik.
Namun ia menuturkan banyaknya ASN yang purna tugas sejak awal tahun 2025 tentunya akan ada kekosongan jabatan di beberapa dinas khususnya Disdik dan Dinkes.
"Kita upayakan kekosongan jabatan ini tidak akan lama akan terisi lagi karena tahun 2025 Pemkab Tasikmalaya sudah menerima 251 CPNS tersebar di beberapa Dinas," tuturnya.
Meski jumlahnya tidak banyak CPNS yang masuk menurut Zen pihaknya sudah melakukan upaya sesuai kemampuan anggaran.
"Tahun 2026 anggaran belanja pegawai tidak boleh lebih 30 persen, jadi 70 persen harus dirasakan masyarakat langsung, jadi kita terus menghitung kemampuan dan porsi supaya tidak keluar dari ketentuan," pungkasnya. (*)
Baca juga: Usia 40 Tahun Bisa Jadi PNS, Berikut Jabatan yang Tersedia dan Syaratnya
| Kolaborasi Pemkab Tasik dan YBM Brilian, Jembatan Gantung Penghubung Desa Diresmikan |
|
|---|
| DPRD Jabar Jembatani dan Cari Solusi Permasalahan Pinjaman Kredit ASN di Priangan Timur |
|
|---|
| Sekda Ciamis Ingatkan Tenaga Kesehatan Tak Gaptek, Teknologi Kesehatan Berkembang |
|
|---|
| Guru PPPK Paruh Waktu di Tasikmalaya 2 Bulan Belum Digaji, Mengadu ke DPRD |
|
|---|
| 2 Bulan Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Tasikmalaya Belum Dibayar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/asn-pensiun-kabupaten-tasikmalaya-1.jpg)