Sabtu, 11 April 2026

Ramadan 2025

Apakah Berbohong Dapat Membatalkan Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya

Berikut Ini Dia Apakah Berbohong Dapat Mmebatalkan Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya

|
Kompas.com/Freepik/ wayhomestudio
HUKUM BERBOHONG - Apakah Berbohong Dapat Membatalkan Puasa di Bulan Suci Ramadhan? Ini Penjelasannya 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, di bulan suci Ramadhan ini, bukan hanya kita menjalankan ibadah puasa saja, melainkan kita pun harus menjaga sikap dan perbuatan jauh lebih baik di bulan mulia ini.

Salah satu perbuatan yang tidak diridhoi oleh Allah namun kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari adalah berbohong

Tidak dapat dipungkiri jika ada umat Islam yang melakukan perbuatan ini bahkan saat puasa Ramadhan.

Lantas, apakah berbohong dapat membatalkan puasa? atau berbohong dapat menggugurkan pahala puasa kita?

 

Hukum Berbohong saat Puasa Ramadhan

Nah Tribuners, berbicara tentang 'Bohong' artinya menyatakan sesuatu yang tidak benar atau tidak sesuai dengan kenyataan. 

Baca juga: Apa Hukum Berhubungan Intim di Siang Hari saat Bulan Ramadan? Sahkah Puasanya?

Baca juga: Hukum dan Penjelasan Mandi Siang Hari Saat Puasa

Bohong kerap juga disebut dengan istilah dusta. Dalam Al-Quran surah Adz-Dzariyat ayat 10, disebutkan bahwa Allah SWT mengutuk orang-orang yang banyak melakukan kebohongan.

قُتِلَ الْخَرَّاصُوْنَۙ

Artinya: Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta.

Di surah Al-Zumar ayat 60, Allah SWT juga menyampaikan bagaimana hukuman bagi orang-orang yang berbohong.

وَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ تَرَى الَّذِيْنَ كَذَبُوْا عَلَى اللّٰهِ وُجُوْهُهُمْ مُّسْوَدَّةٌۗ اَلَيْسَ فِيْ جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْمُتَكَبِّرِيْنَ

Artinya: Pada hari Kiamat, engkau akan melihat bahwa orang-orang yang berdusta kepada Allah wajahnya menghitam. Bukankah (neraka) Jahanam itu tempat tinggal bagi orang-orang yang takabur?

Baca juga: KPK Geledah Rumah Ridwan Kamil, Pakar Hukum: Bisa Menunjang Alat Bukti

Baca juga: Apakah Mandi di Siang Hari Dapat Membatalkan Puasa? Ini Hukum dan Penjelasannya

Nah menurut Prof Dr M. Quraish Shihab dalam buku Menjawab 1001 Soal Keimanan, berbohong tidak membatalkan puasa, tetapi dapat mengurangi atau membatalkan pahalanya. Karena itu, umat Islam semestinya tidak berbohong.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ad-Dailami, Rasulullah SAW bersabda,

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved