Kamis, 18 Juni 2026

Narapidana di Lapas Ciamis Dapat Pelatihan Bertani Padi dengan Metode SRI

Membangun ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi juga dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/ai sani nuraini
KETAHANAN PANGAN - Membangun ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi juga dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Membangun ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi juga dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. 

Lapas Kelas IIB Ciamis menunjukkan komitmennya dalam program pembinaan kemandirian dengan membekali narapidana keterampilan bertani menggunakan metode System of Rice Intensification (SRI), sebuah teknik budidaya padi yang dikenal lebih efisien dan ramah lingkungan.

Bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Balai Aliksa Organik SRI, serta komunitas pertanian organik GACCORS (Gabungan Aksi Ciamis Cinta Organik Sejati), Lapas Ciamis mengadakan pelatihan bertani bagi 50 narapidana

Program ini berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Kamis (6/3/2025), dengan materi mencakup ekologi tanah, peran bahan organik dalam pertanian, hingga praktik pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL) sebagai pupuk alami.

Kepala Lapas Ciamis, Supriyanto, mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam memberikan pelatihan ini. 

Ia menekankan bahwa keterampilan bertani yang diperoleh para narapidana diharapkan dapat menjadi bekal hidup setelah mereka kembali ke masyarakat.

"Kegiatan ini bukan hanya untuk mengisi waktu, tetapi juga untuk membekali kalian dengan ilmu yang bermanfaat. Dengan keterampilan bertani, kalian bisa mandiri dan berkontribusi dalam ketahanan pangan setelah bebas nanti," ujar Supriyanto dalam sambutannya, Kamis (6/3/2025).

Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. 

Meski berada dalam suasana Ramadan, para narapidana tetap semangat mengikuti setiap sesi. 

Metode SRI yang mereka pelajari diharapkan dapat diterapkan, baik di lingkungan Lapas maupun saat mereka kembali ke masyarakat.

Langkah Lapas Ciamis ini menjadi contoh bagaimana program pembinaan tidak hanya fokus pada aspek pembinaan mental dan sosial, tetapi juga membekali narapidana dengan keterampilan nyata yang dapat mendukung kehidupan mereka di masa depan.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
Live
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved