Jumat, 15 Mei 2026

Wamendikdasmen RI Resmikan Pusat Kemahiran Bahasa Asing di SMA Plus Darussalam Ciamis

Kepala SMA Plus Darussalam, Muhammad Abdul Roji, menjelaskan bahwa kehadiran Wamendikdasmen dalam kegiatan ini memiliki beberapa agenda utama. 

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Ai Sani Nuraini
WAMENDIKDASMEN DI CIAMIS - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, meresmikan Pusat Kemahiran Bahasa Asing di SMA Plus Darussalam, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, pada Kamis (13/2/2025). Pendidikan berbasis global semakin menjadi kebutuhan di era modern, menyadari pentingnya kompetensi bahasa asing bagi generasi muda. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Pendidikan berbasis global semakin menjadi kebutuhan di era modern, menyadari pentingnya kompetensi bahasa asing bagi generasi muda, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ( Wamendikdasmen) RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, meresmikan Pusat Kemahiran Bahasa Asing di SMA Plus Darussalam, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, pada Kamis (13/2/2025).

Peresmian pusat kemahiran ini menjadi tonggak baru bagi pesantren dalam membekali para siswa dengan keterampilan berbahasa yang lebih luas, mengingat dunia kini semakin terkoneksi secara global.

Dalam sambutannya, Dr. Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing bukan lagi sekadar keunggulan tambahan, melainkan kebutuhan utama bagi generasi muda untuk dapat bersaing di tingkat internasional.

"Bahasa Inggris dan Arab sudah menjadi standar internasional dalam dunia pendidikan dan profesional. Ke depan, bahasa Mandarin juga akan semakin penting, mengingat pengaruh besar China dalam ekonomi global," ujarnya.

Dr. Fajar yang juga merupakan alumni Pondok Pesantren Darussalam, mengenang bagaimana lingkungan pesantren ini telah lama menanamkan budaya berbahasa asing.

Bahkan, saat menempuh pendidikan di Darussalam, ia sempat belajar bahasa Prancis dari KH. Fadlil Yani Ainusyamsyi salah satu pimpinan di pondok pesantren tersebut.

"Saat saya belajar di sini, penggunaan bahasa Inggris dan Arab sudah menjadi kewajiban. Bahkan, saya pernah diajari bahasa Prancis oleh Kang Icep. Ini menunjukkan bahwa Darussalam memiliki standar pendidikan yang mampu bersaing di level global," tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMA Plus Darussalam, Muhammad Abdul Roji, menjelaskan bahwa kehadiran Wamendikdasmen dalam kegiatan ini memiliki beberapa agenda utama. 

Selain sebagai alumni yang kembali ke pesantren, Dr. Fajar juga menjadi narasumber dalam kegiatan silaturahim menyambut bulan Ramadan dan, tentu saja, meresmikan pusat kemahiran bahasa asing yang baru.

"Peresmian pusat bahasa ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan di Darussalam. Kami berharap, siswa kami tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki keterampilan bahasa yang mumpuni agar siap menghadapi tantangan global," tutur Abdul Roji.

Menurutnya, pusat kemahiran ini akan menyediakan program pembelajaran bahasa Inggris, Arab, serta bahasa asing lainnya yang dibutuhkan di era modern.

"Kami berencana menambahkan bahasa Mandarin dalam kurikulum ke depan, mengingat pentingnya bahasa ini dalam dunia bisnis dan perdagangan global," tambahnya.

Dengan diresmikannya pusat kemahiran bahasa asing ini, SMA Plus Darussalam diharapkan semakin menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi unggul dengan kemampuan komunikasi global.

"Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya kuat dalam karakter dan ilmu, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan dunia. Dengan penguasaan bahasa asing, mereka bisa melanjutkan pendidikan di luar negeri, bekerja di perusahaan multinasional, atau bahkan menjadi duta budaya dan agama di berbagai belahan dunia," tutup Abdul Roji.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved