4 Objek Bersejarah di Ciamis Ditetapkan sebagai Cagar Budaya
Empat objek wisata bersejarah di Ciamis resmi ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat kabupaten pada tahun 2024.
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Gelar Aldi Sugiara
2. Eks Kantor Kewedanaan Ciamis (sekarang jadi Kantor KPU Ciamis)
Bangunan berusia lebih dari 60 tahun ini masih mempertahankan keaslian ornamen seperti jendela lapis tiga dan bilik pelayanan umum.
Ilham menjelaskan di Ciamis dulunya terdiri dari beberapa Kewedanaan, salah satu bangunan yang masih kokoh dan terjaga adalah eks Kantor Kewadanaan Ciamis.
Menurut Ilham, bangunan eks Kewedanaan Ciamis keasliannya hampir 80 persen.
Beberapa ornamennya masih terjaga, seperti bilik-bilik, jendela lapis tiga dan kaca jenis emping. Ada ruangan bilik pelayanan umum yang masih asli.
3. Makam Raden Adipati Aria Panji Jayanagara
Makam Bupati Galuh pertama ini berlokasi di Desa Imbanagara, Ciamis, dan menjadi salah satu titik penting ziarah saat peringatan Hari Jadi Ciamis.
Raden Adipati Aria Panji Jayanagara dikenal juga sebagai Mas Bongsar atau Raden Yogaswara merupakan putra dari Adipati Imbanagara.
Ia menjabat sebagai Bupati Galuh pertama yang menjabat dari tahun 1636 hingga 1678.
Raden Yogaswara kemudian mengalihkan pusat pemerintahan dari Gara Tengah ke Calincing lalu ke Barunay Imbanagara pada tahun 1642.
Hal tersebut kemudian dicatat sebagai kejadian sejarah penting. Sehingga dalam rapat Paripurna DPRD pada 17 Mei 1972, memutuskan tanggal 12 Juni 1642 sebagai hari jadi Kabupaten Ciamis.
4. Makam Prabu Dimuntur
Terletak di Desa Kertabumi, makam ini merupakan situs Raja Kerajaan Galuh Kertabumi yang memerintah pada abad ke-16.
Prabu Dimuntur, yang bernama Rangga Permana, adalah raja Kerajaan Galuh Kertabumi.
Ia memerintah dari tahun 1585 hingga 1602 M, Kerajaan Galuh Kertabumi merupakan bagian dari dinasti Kerajaan Galuh Pangauban yang didirikan oleh Prabu Haur Kuning di Putrapinggan, Kalipucang, sekitar tahun 1530 M.
Ilham menekankan bahwa penetapan ini baru langkah awal. Pemerintah Kabupaten Ciamis berkomitmen untuk terus mengidentifikasi dan meregistrasi aset budaya lain agar mendapatkan perlindungan yang lebih kuat.
“Pelestarian ini bukan hanya tentang bangunan fisik, tetapi juga tentang menjaga identitas dan kebanggaan masyarakat Ciamis terhadap sejarahnya,” pungkas Ilham.(*)
| 5 Nama Muncul di Bursa Ketua DPC PKB Ciamis, Penentuan Tunggu Fit and Proper Test |
|
|---|
| PKB Ciamis Soroti Peran Generasi Muda di Muscab IX, Siapkan Strategi Hadapi Pemilu Mendatang |
|
|---|
| BREAKING NEWS! Mayat Pria Mengambang di Sungai Citanduy Gegerkan Warga |
|
|---|
| Disbudpora Ciamis Buka Pendaftaran Pemuda Pelopor 2026, Ini Syaratnya |
|
|---|
| Harga Plastik Naik 50 Persen, Pedagang di Pasar Pamarican Ciamis Keluhkan Modal Jadi Membengkak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Pelaksanaan-upacara-Peringatan-Hari-Lahir-Pancasila-ke-79-di-ciamis.jpg)