Jalan Desa Banyak Minimarket? DPRD Sumedang Sebut Izin Camat dan Kades Tak Cukup
Tapi, nasi sudah menjadi bubur. Aturan sudah dicabut. Herman kemudian punya siasat agar jalan-jalan desa selamat dari gempuran minimarket.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Kontributor TribunPriangan.com, Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Pencabutan Perbup tentang moratorium minimarket di Kabupaten Sumedang akan berimbas pada menjamurnya usaha "raksasa" itu.
Minimarket mungkin akan banyak berdiri di jalan-jalan desa, padahal di situ banyak pedagang kecil dan lokal.
Perbup pembatasan atau moratorium minimarket di Kabupaten Sumedang ditetapkan oleh Bupati Dony Ahmad Munir pada 2020 dan dicabut oleh Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli pada 2024.
Banyak pihak khawatir jikalau minimarket tidak dibatasi, pembangunan usaha skala besar itu akan menjamur dan mengancam pelaku-pelaku usaha kecil (UMKM).
Alasan pencabutannya adalah sebagaimana diungkapkan pihak Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Sumedang bahwa jikalaupun tidak dicabut, Perbup itu kalah fungsinya oleh UU Cipta Kerja sejak tahun 2021.
Anggota Komisi II Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sumedang, Herman Habibullah menyesalkan DPRD tidak diajak bicara sebelum Perbup ini dicabut. Tapi, nasi sudah menjadi bubur. Aturan sudah dicabut. Herman kemudian punya siasat agar jalan-jalan desa selamat dari gempuran minimarket.
"Pertama lebih teliti dalam memberikan izin. Kedua, libatkan seluruh komponen kekuatan masyarakat," kata Herman kepada TribunJabar.id, Rabu (8/1/2025).
Dia mengatakan bahwa izin yang ditandatangai camat, kepala desa, ketua RW dan ketua RT, tidaklah cukup.
"Saya kira itu tidak cukup, minta izin ke komponen masyarakatnya, jangan hanya restu desa, rt, rw, dan bagi saya itu belum cukup soal izin," katanya.
Dia berharap masyarakat di sekitar lokasi calon tempat berdirinya minimarket diajak musyawarah dan dimintai izin.
"Saya harap ke depan libatkan masyarakat lagsung, jangan hanya rekomendasi kades dan camat, ya jangan," katanya. (***Kiki Andriana***)
Baca juga: DPRD Sumedang Sesalkan Tak Diajak Bicara Yudia Ramli Soal Pencabutan Moratorium Minimarket
| Sumedang Kabupaten Pariwisata, Wakil Ketua DPRD : Infrastruktur Jalan Masih Belum Bagus |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Sepakat WFH ASN Diterapkan di Sumedang , Kalau Tak Efektif Hentikan |
|
|---|
| Dialog HGU–HGB PT Subur Setiadi Dibuka Lagi, DPRD Sumedang: Tanah Belum Otomatis Jadi Milik Negara |
|
|---|
| Tampang Preman Kampung di Cimanggung Sumedang yang Ancam Bakar Minimarket |
|
|---|
| Kabur ke Soreang, Preman Kampung Cimanggung Sumedang yang Ancam Bakar Minimarket Diringkus Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-II-Fraksi-PKB-DPRD-Kabupaten-Sumedang-Herman-Habibullah-1.jpg)