Minggu, 26 April 2026

Ramadhan 2025

Bolekah Puasa Qadha, di 10 Hari Terakhir Sebelum Masuk Ramadhan 2025?

Bolekah Puasa Qadha, di 10 Hari Terakhir Sebelum Masuk Bulan Suci Ramadhan 2025?

TribunWow.com
Ilustrasi Puasa Ramadhan (Tribunnews) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Beberapa bulan kedepan, masyarakat dunia akan segera kembali bertemu dengan bulan penuh berkah, yakni Ramadhan.

Dari kalender Hijriah 2024, awal Ramadhan 2024 diperkirakan jatuh pada tanggal 10-11 Maret 2024. Hal ini dilihat dari perhitungan kalender hari libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri yang ditetapkan pada tanggal 10-11 April 2024. Dengan menghitung puasa dilaksanakan 30 hari, maka puasa Ramadhan akan dimulai sekitar tanggal 10-11 Maret 2024.

Penetapan awal Ramadhan oleh pemerintah hingga saat ini masih belum diputuskan. Karena biasanya pemerintah melalui Kementerian Agama RI akan melakukan sidang isbat sebelum kemudian mengumumkan tanggal 1 Ramadhan.

Pelaksanaan sidang isbat biasanya sidang isbat ini dilakukan menjelang hari-hari terakhir di bulan Syaban untuk melihat hilal. Namun jika diperkirakan, dihitung dari hari ini, Selasa (27/2/2024) ke tanggal 10-11 Maret 2024 hanya berselang 10-11 hari saja.

Adapun selain rasa syukur karena masih diberi kesehatan dan kesempatan bertemu bulan mulia, umat muslim juga diwajibkan untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki bulan mulia tersebut.

Baca juga: Ramadhan 2025: Batas Waktu Puasa Qadha Utang Puasa Tahun Lalu, Berikut Niat dan Tata Cara Bayarnya

Salah satu persiapan adalah dengan menyelesaikan berbagai ketertinggalan kewajiban pada Ramadhan sebelumnya, agar nantinya tidak memberatkan di bulan puasa berikutnya.

Salah satu kewajiban menyelesaikan ketertinggalan adalah dengan membayar puasa dengan cara Mengqodha dan membayar Fidyah.

Ketentuan pembayaran puasa wajib ini pun ditekankan agar dikerjakan selepas Bulan Ramadhan (bulan lainnya), juga sebelum waktu ramadhan selanjutnya.

Namun ketentuan ini kiranya masih banyak dipertanyakan beberapa muslimah yang notabennya hampir tak bisa secara keseluruhan melaksanakan puasa Ramadhan.

Lantas seperti apa hukumnya?

Baca juga: BOLEHKAH Menggabungkan Niat Puasa Qadha Ramadhan dengan Senin dan Kamis? Ini Kata Ustadz Abdul Somad

Bolenhkah Puasa 10 Hari Jelang Ramadhan 2024?

Puasa di bulan Ramadhan adalah kewajiban bagi muslim. Namun ada sejumlah uzur yang membuat umat Islam akhirnya membatalkan puasa, misalnya karena sakit atau karena haid bagi wanita.

Namun puasa yang ditinggalkan itu kemudian menjadi utang yang harus dibayar. Tapi banyak yang belum mengetahui, kapan batas waktu membayar utang puasa atau qadha ini.

Sebaiknya untuk membayar atau mengganti puasa Ramadhan, sebaiknya segera dilakukan setelah Ramadhan selesai misalnya di bulan Syawal. Hal ini agar seorang muslim terbebas dari utang pada Allah dan bisa melaksanakan puasa sunah lainnya tanpa terbebani utang.

Meski begitu Ustaz Abdul Somad menjelaskan dalam video yang beredar di Youtube bahwa mengganti puasa Ramadhan alias qadha bisa dilakukan hingga hari terakhir bulan Syaban atau bulan sebelum Ramadhan.

Baca juga: Siapa Saja yang Wajib Mengganti Puasa Qadha di Bulan Selain Ramadhan? Ternyata Ada 5 Klasifikasi Ini

"Siapa yang mengganti puasa di bulan Syakban dan di hari senin, otomatis dapat 3 pahala. Puasa qadha lunas 1 hari, puasa sunah Syaban dan puasa senin juga dapat. Niatnya 1 saja untuk qadha," tutur ustaz yang akrab disapa UAS ini.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved