Rabu, 6 Mei 2026

Warga Cikahuripan Pangandaran Keluhkan Limbah Pabrik yang Diduga Dibakar Sembarangan

Dulu sempat ditegur dan di bulan - bulan kemarin ada pembakaran kembali. Namun, asapnya tidak terlalu ke perumahan.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa
Kondisi asap dari limbah pabrik triplek di kawasan perumahan Dusun Cikahuripan, Desa Cimerak Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, Sabtu (7/12/2024). 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Sejumlah warga di Kabupaten Pangandaran Jawa Barat mengeluhkan limbah pabrik triplek yang dibakar sembarangan.

Kejadian yang menjadi keluhan sejumlah warga ini terjadi di sekitar perumahan di Dusun Cikahuripan, Desa/Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.

Seringnya limbah pabrik triplek yang dibakar sembarangan membuat geram sejumlah warga. Terutama, yang tinggal di perumahan.

Kepala Desa Cimerak, Budiaman mengatakan, memang kejadian pembakaran limbah triplek yang sangat menggangu atau berdampak terhadap warga itu sempat dahulu. 

Dulu sempat ditegur dan di bulan - bulan kemarin ada pembakaran kembali. Namun, asapnya tidak terlalu ke perumahan.

"Nah, di Minggu kemarin ada lagi tapi tidak separah dahulu. Saya sudah mempersilahkan untuk segera dibereskan karena ketika ada angin pasti ada warga yang terdampak asapnya," ujar Budiaman dihubungi TribunPriangan.com melalui WhatsApp, Sabtu (7/12/2024) siang. 

Baca juga: Breaking News - Gempa Terkini di Jawa Barat Guncang Pangandaran, Begini Penjelasan BMKG

Menanggapi apakah pabrik pengelolaan triplek sudah ada izin analisa dampak lingkungan (AMDAL), Ia mengaku belum tahu karena tidak ada laporan.

"Tidak ada laporan. Intinya, ada limbah (triplek) dibakar di wilayah Bantarsari. Jadi, warga terdampak asapnya hanya yang tinggal di perumahan," katanya.

Seorang warga setempat, Ador mengaku sangat menyayangkan adanya pabrik yang tidak memperhatikan limbahnya.

"Jadi ada salah satu pabrik triplek yang lokasinya jauh dari tempat pembuangan limbah. Limbahnya itu dibakar dekat perumahan di Cimerak," ujarnya.

Seharusnya, kata Ia, pihak pabrik itu membuat pembuangan limbah tidak asal-asalan. Agar asapnya tidak kemana-mana.

"Karena, limbah itu dibuang dan dibakar. Kalau hujan, pasti asapnya kemana-mana termasuk warga di perumahan juga terkena dampaknya," kata Ador. 

Baca juga: Kumpulkan Organisasi Masyarakat, Kodim 0625/Pangandaran: Upaya Beri Pemahaman soal Pancasila-NKRI

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved