Pilkada Cianjur 2024
Pilkada Cianjur 2024: Deden Nasihin-Neneng Efa Daftar ke KPU, Siap Wujudkan Cianjur BERKAH
Pasangan yang diusung Partai Golkar, Perindo, dan PKS ini berkomitmen mewujudkan Cianjur BERKAH (Berdaya Saing, Khidmah dan Amanah).
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR - Bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati (bacabup-bacawabup) Cianjur 2025-2030 Deden Nasihin dan dr Neneng Efa Fatimah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, hari ini, Rabu (28/8/2024).
Pasangan yang diusung Partai Golkar, Perindo, dan PKS ini berkomitmen mewujudkan Cianjur BERKAH (Berdaya Saing, Khidmah dan Amanah).
Deden Nasihin-Neneng Efa datang ke KPU Kabupaten Cianjur diantar oleh pimpinan partai pengusung, seperti Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur TB Mulyana Syahrudin, Ketua DPD PKS Cianjur Dadan Suryanegara dan Ketua DPC Perindo Cianjur Teni Ansar Mulya, serta para relawan dan simpatisan Sahabat Berkah.
Baca juga: 10 Linmas Kawal Pasangan Dony-Fajar Mendaftar ke Kantor KPU Sumedang
Tampak hadir pula pengurus DPD Partai Golkar Jabar diwakili Bendahara Umum Metty Triantika memberikan dukungan sehingga menambah suasana pendaftaran semakin semarak.
Seusai resmi mendaftar, Deden Nasihin menyampaikan kata sambutan yang berisi visi misi dan komitmen jika nanti terpilih sebagai Bupati Cianjur.
Kang Denas, begitu dia disapa mengatakan, realita menunjukkan berbagai permasalahan pembangunan di Kabupaten Cianjur yang belum terselesaikan.
Baca juga: Pilgub Jabar Diprediksi Akan Diikuti Oleh Tiga Pasangan Calon, Berikut Daftar Namanya
Akibatnya, Kabupaten Cianjur tertinggal dari daerah-daerah lain di Jawa Barat.
Permasalahan pertama, kata Kang Denas, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur sebagai parameter kesejahteraan masyarakat, berada pada urutan terakhir se-Provinsi Jabar, yang hanya mencapai 68,18.
Bahkan masih jauh lebih rendah dari kabupaten di pulau terluar Indonesia seperti Kabupaten Natuna dengan IPM 78,23 dan Kabupaten Kepulauan Talaud dengan IPM 71,14.
Baca juga: Jeje Wiradinata Ingin Deklarasi Citra Pitriyami-Ino Darsono Menyentuh ke Masyarakat, Tagline Melesat
"Lebih rendah dari dua kabupaten di Provinsi Papua Barat seperti Kabupaten Yapen dengan IPM 68,41 dan Kabupaten Biak Numpor dengan IPM 72,85," kata Kang Denas.
Kemudian, ujar Kang Denas, persoalan lain adalah Indeks Pendidikan Kabupaten Cianjur yang juga rendah, hanya mencapai 7,2 tahun yaitu setara SMP Kelas 7 dan Indeks Kesehatan 74,61.
"Realita ini sangat memprihatinkan dan menjadi cermin dari ketidakmampuan pemerintah daerah dalam menyediakan layanan pendidikan dan kesehatan, serta kehidupan ekonomi sebagai penopang utama," ujar Kang Denas.
Kang Denas menuturkan, permasalahan utama lainnya adalah ekonomi di Kabupaten Cianjur semakin kompleks dengan rendahnya pengeluaran riil perkapita yang hanya mencapai Rp8,6 juta per tahun, terendah di Jawa Barat.
Baca juga: 9 Visi Dony-Fajar Jika Terpilih Jadi Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Sumedang 2024
"Hal ini berdampak pada tingginya persentase penduduk miskin yang mencapai 10,23 persen atau 240.100 jiwa masyarakat Cianjur dalam kategori miskin," tutur pria yang menjabat Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu.
Kang Denas mengatakan, permasalahan ketiga yang mendera Kabupaten Cianjur adalah tingkat pengangguran tinggi. Berdasarkan data, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Cianjur sebesar 7,71 persen.
| Ramzi Akui Popularitasnya Mampu Dongkrak Suara hingga Menang dalam Pilkada Cianjur 2024 |
|
|---|
| Hasil Quick Count Pilkada Cianjur 2024, Tim Paslon Wahyu-Ramzi Deklarasikan Kemenangan |
|
|---|
| Hasil Quick Count Pilkada Cianjur 2024, Paslon Herman-Ibang dan Wahyu-Ramzi Saling Klaim Menang |
|
|---|
| Hasil Quick Count Pilkada Cianjur 2024, Herman-Ibang Unggul, Begini Komentarnya |
|
|---|
| Waketum DPP Golkar Minta Saksi Kader Pantau Terus Pelaksanaan Pilkada Cianjur 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Deden-Cianjur-yeahh.jpg)