Gempa Megathrust
Waspada Megathrust, Hingga Pagi Tadi Terjadi 45 Kali Gempa Susulan Pasca Guncangan Gempa M 5,2
Update akun Twitter Balai Besar MKG Wilayah II, pasca magnitude 5,2 tepatnya pukul 00.50 42 kemarin, hingga Jumat (16/08) ini terhitung 45 kali gempa
Sejarah mencatat, gempa besar terakhir di Tunjaman Nankai terjadi pada 1946 (usia seismic gap 78 tahun), sedangkan gempa besar terakhir di Selat Sunda terjadi pada 1757 (usia seismic gap 267 tahun) dan gempa besar terakhir di Mentawai-Siberut terjadi pada 1797 (usia seismic gap 227 tahun).
"Artinya kedua seismic gap kita periodisitasnya jauh lebih lama jika dibandingkan dengan seismic gap Nankai, sehingga mestinya kita jauh lebih harus dalam menyiapkan upaya-upaya mitigasinya," terang Daryono.
Daryono menegaskan, informasi potensi gempa megathrust yang berkembang saat ini sama sekali bukanlah prediksi atau peringatan dini, sehingga jangan dimaknai secara keliru. Seolah akan terjadi dalam waktu dekat.
"Untuk itu, kepada masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa, seperti melaut, berdagang, dan berwisata di pantai. BMKG selalu siap memberikan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami dengan cepat dan akurat," katanya.
Baca juga: Ahli Gempa BMKG Soroti Rentetan Gempa Bumi yang Mengguncang Sukabumi Hari Kamis, Ini Sebarannya
| Intip Proses Pencarian Pertolongan SAR Gabungan Dampak Megathrust di Pangandaran |
|
|---|
| Sudah Lakukan Mitigasi Megathrust, PJs Bupati Pangandaran Minta Wisatawan Jangan Terlalu Khawatir |
|
|---|
| Siap Siaga Gempa Megathrust, Bey Machmudin Keluarkan Surat Edaran, Ini Hal Penting yang Dibahas |
|
|---|
| Jambore Soal Gempa Megathrust Digelar di Garsel, Akan Dihadiri Ribuan Relawan & Pelajar Pecinta Alam |
|
|---|
| Gempa Megathrust Bisa Timbulkan Tsunami Raksasa Jadi Ancaman, PVMBG Sebut Tak Dapat Diprediksi. |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Sukabumi-hingga-puluhan-kali-sorotan-BMKG-1.jpg)