Hari Anak Nasional 2024
Hari Anak Nasional 2024 jadi Momen Lebih Mengenal Anak, Ini Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan
Keterlibatan ayah dalam pengasuhan akan mendorong perkembangan fungsi eksekutif lebih optimal.
Mengutip dari Kompas.com, Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Diana Setiyawati, menyampaikan, bahwa pengasuhan anak membutuhkan keterlibatan orang tua baik ayah maupun ibu secara berimbang.
Menurut Diana, ayah memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak.
Keterlibatan ayah dalam aktivitas bersama anak dapat enstimulasi perkembangan kognitif.
Bentuk komunikasi yang lebih kompleks dengan orang tua menuntut kemampuan bahasa yang lebih tinggi, sehingga bisa menstimulasi perkembangan kognitif anak.
Baca juga: 30 Link Download Twibbon Peringatan Hari Anak Nasional 2024 yang Lucu, Cocok Dibagikan di Medsos
Selain itu, keterlibatan ayah dalam pengasuhan akan mendorong perkembangan fungsi eksekutif lebih optimal.
Fungsi eksekutif ini berkaitan dengan kemampuan merencanakan, pengendalian diri, pemecahan masalah, dan atensi.
Kata Diana, kehadiran sosok ayah dalam masa pertumbuhan ayah juga mampu memengaruhi perkembangan emosi anak.
Dengan begitu, kata Diana, dapat mencegah anak memiliki emosi yang tidak matang, sehingga tidak mampu mengontrol emosi baik dalam mekekspresikan maupun mengendalikan.
Baca juga: Hari Anak Nasional 2024, Mengintip Catatan Data Milik BPS Kota Tasikmalaya
Ketidakmampuan anak mengendalikan emosi ini akan mendorong cemas dan depresi (perilaku internalisasi) dan kontrol diri rendah, berperilaku berlebihan serta agresif (eksternalisasi).
"Keterlibatan ayah juga berpengaruh pada kelekatan anak yang akan memengaruhi perkembangan kognitif dan sosial anak. Anak yang tidak mendapatkan pengasuhan dan kehangatan dari sosok ayah akan mudah mengalami kecemasan, kompetensi sosial lemah, dan self esteem rendah," imbuhnya.
Diana menjelaskan, bahwa ayah memiliki peran dalam pembentukan identitas seksual anak.
Keterlibatan ayah memberikan gambaran mengenai perbedaan gender, terutama pada anak laki-laki ayah menjadi role model dalam menjalankan perannya sebagai laki-laki.
Sikap hangat dan positif ayah terhadap anak terutama laki-laki dapat membentuk maskulinitas.
"Banyak anak yang menajdi korban kekerasan seksual merupakan anak yang kehilangan figur ayah," tandas Diana. [*]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-ayah-dan-anak.jpg)