Liputan Khusus SDN Tamanggung
LIPSUS Murid-murid SDN Tamanggung Belajar Lesehan, Tak Punya Kursi, Genting Bocor, Pintu Jebol
Di SD Negeri Tamanggung di Kampung Magelang, Desa Toblongan, Kecamatan Bojongasih, murid-murid terpaksa belajar dengan lesehan.
Penulis: Aldi M Perdana | Editor: Machmud Mubarok
“Jumlah murid di kami itu sebanyak 83 murid. Tapi, ruang kelas yang tersedia hanya ada empat,” paparnya.
Asep bercerita, sudah lama SD Negeri Tamanggung tidak mendapat bantuan rehab atau pembangunan ruang kelas baru.
“Ruang kelas yang ada saat ini dipakai belajar sama empat kelas. Sedangkan murid-murid kelas tiga terpaksa harus belajar di ruang rumah dinas kepala sekolah tanpa meja sama kursi. Nah, kelas dua terpaksa bergiliran sama kelas satu,” ujarnya. "Semua ruang kelas itu sudah rusak. Kusen sudah rusak. Atap sudah bocor."
Asep mengatakan sudah sejak lama mengupayakan permohonan bantuan. “Tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ujarnya Asep.
Anggaran Minim
Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Solihin, sudah mengetahui kondisi SD Negeri Tamanggung yang rusak parah ini. Anggarannya, menurut Ahmad, memang sedang minim.
Namun, ia tak menjelaskan apakah anggaran yang minim itu sudah berlangsung selama sepuluh tahun ini atau hanya tahun ini saja.
Meski anggarannya sedang minim, Ahmad berjanji akan mengupayakan bantuan.
"Kami akan upayakan tahun ini memberikan bantuan, di tengah anggaran minim," ujarnya. (tribunpriangan/aldi m perdana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/10-Tahun-Murid-SDN-Tamanggung.jpg)