Selasa, 14 April 2026

Liputan Khusus SDN Tamanggung

LIPSUS Murid-murid SDN Tamanggung Belajar Lesehan, Tak Punya Kursi, Genting Bocor, Pintu Jebol

Di SD Negeri Tamanggung di Kampung Magelang, Desa Toblongan, Kecamatan Bojongasih, murid-murid terpaksa belajar dengan lesehan.

Penulis: Aldi M Perdana | Editor: Machmud Mubarok
tribunpriangan.com/aldi m perdana
10 Tahun Murid SDN Tamanggung di Tasikmalaya Tak Punya Meja dan Kursi Untuk Belajar 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Aldi M Perdana

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA -  Cerita duka menyeruak dari Kabupaten Tasikmalaya. Di SD Negeri Tamanggung di Kampung Magelang, Desa Toblongan, Kecamatan Bojongasih, murid-murid terpaksa belajar dengan lesehan.

Sudah sepuluh tahun sebagian ruang kelas di sekolah ini dibiarkan tak memiliki kursi.

Meski lokasinya hanya terpaut 38 kilometer dari Kantor Bupati Tasikmalaya, akses jalan menuju SDN Tamanggung masih sangat kecil dan berbatu.

Seperti jalannya yang jauh dari mulus, bangunan SDN Tamanggung juga rusak di sana-sini. Dindingnya kotor dan berlumut dengan lapisan tembok yang banyak mengelupas. Kayu pintu kelas rusak. Bolong-bolong sehingga angin dan debu masuk dengan leluasa. 

Sebagian dinding kelas juga sudah mulai retak. Atap kelas bocor. Itu terlihat dari bekas air yang kecokelatan di plafon. Dari bawah di sudut yang tepat, cahaya matahari terlihat menembus celah genting, 

Baca juga: 10 Tahun Murid SDN Tamanggung di Tasikmalaya Tak Punya Meja dan Kursi Untuk Belajar

Bangunan SDN Tamanggung hanya memiliki lima ruangan. Empat di antaranya dipakai untuk kelas. Ada 83 murid yang kini masih belajar di sana.

Satu ruangan lainnya dipergunakan untuk ruang guru. Namun, seperti empat ruangan lainnya yang dipakai untuk kelas, ruangan untuk guru pun rusak parah.

Agak sulit untuk membayangkan ruangan-ruangan rusak itu masih dipakai jika tak melihatnya sendiri.

“Kalau hujan, kelasnya bocor. Biasanya [genangan] air hujannya disapu dulu dari lantai sampai kering, baru lanjut lagi belajarnya,” ungkap Nadif (11), murid kelas lima SDN Tamanggung saat ditemui di sekolahnya, Selasa (9/1).

Seperti di semua sekolah lainnya di Tanah Air, lambang Burung Garuda juga dipajang di semua ruang kelas di SDN Tamanggung. Begitu pula foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Dalam foto, keduanya tersenyum.

Semua Rusak

Operator sekolah sekaligus guru di SDN Tamanggung, Asep Sugianto, mengatakan sebagian besar kursi dan bangku di sekolah tersebut memang sudah rusak parah sehingga tak bisa dipakai.

“Terpaksa disimpan di gudang. Kelas tiga dan kelas lima harus belajar lesehan. Sedangkan untuk kelas lainnya, kelas satu, dua, empat dan kelas enam, pakai kursi sama meja yang sudah diperbaiki sekadarnya. Itu pun satu meja dipakai sama tiga murid,” jelas Asep.

Asep mengatakan kerusakan tersebut sudah terjadi sejak 2014 lalu. Selain meja dan kursi yang rusak, SD Negeri Tamanggung ini kekurangan ruang kelas. 

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved