Gempa Guncang Sumedang Lagi
Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Sumedang Dapat Bantuan Rp 60 Juta
Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Sumedang Dapat Bantuan Rp 60 Juta, Segini Untuk Rusak Sedang dan Ringan
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TRIBUNPRIANGAN.COM - Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Sumedang Dapat Bantuan Rp 60 Juta, Segini Untuk Rusak Sedang dan Ringan.
Gempa tektonik 3 kali berturut-turut yang terjadi di Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu (31/12/2023) malam, hingga kini masih menyisakan trauma bagi masyarakat setempat.
Pergeseran lempeng berhasil membuat warga berhamburan keluar rumah selama kurang lebih 15 detik.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, dampak gempa yang terjadi di pusat kota Sumedang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat cukup mengagetkan.
Baca juga: Terowongan Tol Cisumdawu Retak Pasca Gempa Sumedang, Kakorlantas dan Pj Gubernur Jabar Bilang Begini
Pasalnya, setelah melakukan kroscek ke lapangan, pihaknya mendapati banyak rumah warga yang rusak akibat gempa.
"Semula, kita perkirakan tidak berdampak signifikan. Sebetulnya ada (terjadi) lima gempa, tapi yang lainnya kecil-kecil. Tapi yang malam itu sampai 4,8, dan ternyata berdampak signifikan," ujar Suharyanto kepada sejumlah wartawan di tenda sementara di sekitar RSUD Sumedang, Senin (1/1/2024) sore.
Untuk itu, kata Suharyanto, Pemerintah Kabupaten Sumedang harus bergerak cepat melakukan pendataan terkait kerusakan yang ditimbulkan, terutama terkait kerusakan rumah warga.
"Jadi untuk penanganannya, langkah pertama tadi Pj. Bupati sudah menetapkan tanggap darurat selama 7 hari. Artinya, pemerintah akan membantu penanggulangan secara intensif. Kami (Pemerintah) memberikan bantuan Rp 300 juta untuk penanganan. Untuk berbagai kebutuhan," tutur Suharyanto.
Baca juga: 51 Rumah Dilaporkan Rusak Akibat Gempa Keenam di Sumedang, Berikut Rinciannya
Dengan harapan agar pendataan harus terus dilakukan segera, dan tidak menunggu hingga 7 hari status tanggap darurat selesai.
"Pemerintah daerah saya minta segera mendata mana yang rusak berat, sedang dan ringan, pendataan bisa cepat," sebut Suharyanto.
Hal ini merupakan instruksi Presiden Joko Widodo, mengenai pemerintah yang akan bertanggung jawab memberikan bantuan sesuai dengan spesifikasi kerusakannya.
"Bapak Presiden sudah menetapkan, yang menderita, yang rumahnya hancur (rusak berat) mendapat bantuan dari pemerintah Rp 60 juta. Dengan bantuan ini, paling tidak yang tidak punya (biaya) sama sekali bisa kembali membangun rumahnya," sebut Suharyanto.
Adapun, menurut data yang didapat BPBD, untuk rumah yang rusak sedang pemerintah akan memberikan bantuan Rp 30 juta, serta rumah rusak ringan Rp 15 juta
"Mudah-mudahan, ini bisa dilaksanakan dengan cepat dan tepat. Tidak menunggu 7 hari," kata Suharyanto.
Baca juga: Ada Sesar Aktif Lain yang Diduga Pemicu Gempa Sumedang Selain Sesar Cileunyi-Tanjungsari, Apa Itu?
Sementara itu, hingga Senin (1/1/2024) siang, Pemda Sumedang melalui BPBD Sumedang merilis data pasca-gempa terjadi, menyebabkan 138 rumah rusak ringan, 120 rusak berat.
Gempa Sumedang
Sumedang
Gempa Guncang Sumedang
BNPB
Kepala BNPB
Siaga Bencara
Joko Widodo
gempa Jawa Barat
gempa
| Ada Sesar Aktif Lain yang Diduga Pemicu Gempa Sumedang Selain Sesar Cileunyi-Tanjungsari, Apa Itu? |
|
|---|
| Apa itu Sesar Cileunyi-Tanjungsari? Sesar Aktif yang Diduga Pemicu Gempa Sumedang |
|
|---|
| Ternyata Kekuatan Gempa Sumedang Keenam Ini Magnitudo 4,5, Getaran Terasa Hingga ke Cirebon |
|
|---|
| TERNYATA Ini Sesar Tampomas, Sesar Aktif yang Diduga Kuat Penyebab Sumedang Digoyang Gempa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Gempa-Sumedang-Minggu-Malam.jpg)