Sabtu, 11 April 2026

Natal dan Tahun Baru 2024

Libur Nataru 2024 di Pangandaran? Wisatawan Mesti Ingat Pesan Bupati Berikut Ini

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pengamanan aktivitas berenang di air laut harus benar-benar diperhatikan.

Penulis: Padna | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Kompas.com
Pemandangan Pantai Pangandaran. Libur Nataru 2024 di Pangandaran? Wisatawan Mesti Ingat Pesan Bupati Berikut Ini 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran mengingatkan wisatawan maupun para pengunjung yang akan mengisi libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2024 supaya tetap waspada dan hati-hati ketika berlibur.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pengamanan aktivitas berenang di air laut harus benar-benar diperhatikan.

Sebab di Pantai Pangandaran terdapat titik pantai yang rawan terjadi kecelakaan laut, seperti pos 4 dan pos 5 Pantai Barat Pangandaran.

Baca juga: 7 Rekomendasi Hotel Terkenal di Pangandaran yang Wajib Dikunjungi saat Rayakan Libur Akhir Tahun

"Seperti di Pos 4 Pos 5 itu area tempat parkir yang kadang orang beraktivitas di situ dan akhirnya tenggelam d isitu karena sebelumnya tidak tahu di situ ada ombak besar dan sebagainya," ujar Jeje, Senin (18/12/2023) siang.

Selain Pantai Barat Pangandaran sekitar Pos 4 dan Pos 5, kata dia, pengamanan juga harus dilakukan di tempat berenang lainnya agar wisatawan merasa aman dan nyaman saat liburan akhir tahun.

"Jadi, wisatawan harus berhati-hati ketika melakukan aktivitas renang di lokasi-lokasi yang rawan," katanya.

Sebelum diwartawakan, KasatPol Airud Polres Pangandaran, AKP Sugianto mengatakan, pihaknya tengah mengupayakan kegiatan preventif dalam rangka mencegah terjadinya laka laut.

Baca juga: 9 Desa dan 1 Kecamatan di Kabupaten Pangandaran Terhotmix Tol Getaci, Ini List Desanya

"Di antaranya adalah menempatkan personel pada titik-titik yang rawan untuk dilakukan aktivitas berenang atau bermain air," ucapnya.

Selain personel, pihaknya juga membuat rambu-rambu termasuk bendera-bendera yang akan dipasang di sepanjang pantai yang dianggap rawan dipergunakan untuk aktivitas berenang.

"Yang jadi perhatian kami adalah di Pos 5 atau tepatnya di Pangandaran sunset sampai dengan bandara Susi Air," kata Sugianto.

Lokasi tersebut terdapat putaran arus kencang dan dapat membahayakan keselamatan jiwa bagi yang melaksanakan aktivitas berenang. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved