Tol Jogja Solo
Pembangunan Mega Proyek Jalan Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Segera Dimulai, Begini Persiapannya
Pembangunan Perdana Tol Jogja Lintas Solo dan Bawen, Persiapan Jalan Alternatif Mulai Dibuka
Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
TRIBUNPRIANGAN.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman, tengah bersiap menghadapi waktu sibuk.
Pasalnya rencana pengadaan mega proyek 2 Tol di Jawa Tengah yakni Jogja-Solo dan Jogja-Bawen akan memasuki waktu pembangunan perdana.
Rencananya Dishub akan menyiapkan strategi lalu lintas selama proyek berlangsung, salah satunya pengaturan jam lalu lintas kendaraan proyek, yang juga jadi usulan untuk memastikan kelancaran lalu lintas masyarakat.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana, mengatakan akan menggelar forum lalu lintas dengan pengelola pembangunan tol Jogja-Solo maupun Jogja-Bawen soal pengaturan lalu lintas di lokasi pembangunan.
Material proyek yang banyak dan berukuran besar membuat waktu mobilitas truk-truk trailer proyek bakal diatur.
Baca juga: Imbas Proyek Tol Solo-Jogja, Warga di Klaten Terpaksa Beli Lahan buat Kampung Baru di Desa yang Sama
"Forum lalu lintas akan dilakukan utamanya jika sudah mulai pekerjaan di Ring Road atau pemasangan box culvert di jalan-jalan utama," ucapnya, Jumat (21/7/2023).
Adapun pembangunan 2 jalan bebas hambatan ini rencananya akan menggunakan jalur atau ruas yang sama.
Dimana tol Jogja-Solo seksi 2.2B akan mulai mengerjakan Junction Sleman ke arah Trihanggo.
Junction Sleman merupakan pintu keluar dari tol Jogja-Bawen sekaligus penghubung antara tol Jogja-Bawen dan tol Jogja-Solo.
Tak heran jika pendirian dua tol ini akan membuat sejumlah truk proyek akan melintasi kawasan Sleman, khususnya di wilayah Mlati.
"Ini kan kebetulan ruas jalan yang mau dipakai sama, ruas jalan kabupaten yang Cebongan ke Sidomulyo maupun yang depan Polsek itu ke timur," jelasnya.
Baca juga: PROGRES Tol Jogja-Solo di Sleman Mulai Bergerak, Paket 2.2 dari Tirtoadi Sampai Trihanggo Capai 4 Km
Pembahasan skenario yang dilakukan forum lalu lintas, nantinya akan mengarah koneksi yang akan mempercepat pergerakan kendaraan proyek.
Namun, Arip berencana mengusulkan mobilitas truk proyek yang diatur waktunya yakni di luar jam-jam sibuk masyarakat.
"Untuk material-material yang menggunakan kendaraan gede, trailer, itu harus ada pengaturan waktunya. Dia tidak boleh lewat pada jam jam sibuk masyarakat," ujarnya.
Dimana nantinya operasional truk material proyek Jogja-Bawen hanya dibolehkan melintas di atas pukul 22.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Tol-Semarang-Solo.jpg)