Puasa Asyura 2023
Puasa Sunnah Asyura dan Arafah: Perbedaan, Ganjaran, dan Sejarah
Meski Miliki Ganjaran yang Sama, Ternyata Ini Perbedaan Serta Keutamaan Puasa Sunnah Arafah dan Asyura
Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Maka Rasulullah ﷺ berkata: “Kalau begitu, tahun depan Insya Allah kita puasa bersama tanggal sembelilannya juga”.
Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma berkata: “Belum sampai tahun depan, beliau sudah wafat terlebih dahulu”. (HR. Muslim: 1134).
Baca juga: Tanggal Berapa Puasa Dzulhijjah Idul Adha 2023? Berikut Jadwal Lengkap Beserta Bacaan Niatnya
Dari kedua penjelasan sejarah yang ada daapat disimpulkan bahwa Puasa Arafah adalah puasa yang diberikan khusus untuk Nabi Muhammad SAW beserta umatnya saja.
Sedangkan Puasa Asyura adalah puasa yang juga dilakukan Nabi Musa ‘alaihissalam serta umatnya.
Secara tidak langsung bahwa segala sesuatu yang diberikan khusus untuk Nabi Muhammad SAW maka itu adalah spesial dan istimewa.
Itulah perbedaan antara Puasa Arafah dan Asyura yakni memiliki ganjaran yang sedikit berbeda meski sama-sama dapat menghapuskan dosa setahun, WaLlahu a'lam. (*)
Simak berita update TribunPriangan.com lainnya di : Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/pokoknya-ini-ilustrasi-puasa.jpg)