Sabtu, 11 April 2026

Satelit SATRIA 1

Satelit SATRIA-1 Milik Indonesia Sukses Diluncurkan di Amerika, Digadang Percepat Akses Internet

Satelit SATRIA-1 Milik Indonesia Akhirnya Sukses Diluncurkan di Amerika Serikat, Digadang Percepat Akses Internet

Humas Kemenkominfo
Peluncuran Satelit Republik Indonesia-1 (Satria-1) dari Tanjung Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Minggu (18/6/2023) waktu setempat. Satria-1 adalah satelit internet pertama milik Indonesia. 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, kabar bahagia datang dari Indonesia yang sudah berhasil meluncurkan Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1 di Cape Canaveral Space Force Station, Orlando, Florida Amerika Serikat pada hari Minggu (18/6/2023) pukul 18.21 waktu Amerika, atau Senin (19/6/2023) 05.21 WIB.

Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika, Hary Budiarto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak atas kontribusi bagi peluncuran Satelit Satria-1 ini.

Setelah proses peluncuran ini, diketahui bahwa Satelit Satria-1 akan melanjutkan proses menuju orbitnya di 146 bujur timur sampai November 2023.

Baca juga: Bocah SMP yang Viral Lempar Batu ke Kereta Api Sedang Melaju di Cikampek Diamankan

Ratakan Akses Internet

Peluncuran Satelit SATRIA-1 ini digadang akan meratakan akses internet di area tertinggal, terdepan, terluar (3T).

Bahkan, Satelit SATRIA-1 bisa memfasilitasi layanan internet untuk lebih dari 50 ribu titik publik dengan kecapatan hingga 4 Mbps loh.

Seperti dilansir dari laman menpan.go.id, bahwa pembuatan Satelit SATRIA-1 dibangun oleh Satelit Nusantara 3 dan dirakit Thales Alenia Space (TAS) di Prancis memakai platform SpaceBus NEO.

Disebutkan pula untuk biaya investasi pembuatan SATRIA-1 membengkak, awalnya US$450 juta (sekitar Rp6,6 triliun) menjadi US$540 juta (sekitar Rp8 triliun).

Pembengkakan tersebut akibat adanya biaya tambahan pengangkutan satelit yang awalnya akan menggunakan pesawat Antonov tapi tak jadi.

Hal itu dikarenakan adanya kondisi perang Rusia-Ukraina, maka dari itu pengakutan satekit dilakukan dengan kapal kargo Nordic dari perancis menuju Cape Canaveral melalui jalur laut yang membutuhkan waktu 17 hari. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved