Tol Jogja Cilacap
8 Desa di Kecamatan Sampiuh Tergusur Pembangunaan Tol Jogja-Cilacap, Ini Daftarnya
Sah! 8 Desa Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas Diterjang Tol Jogja-Cilacap, ini daftarnya
Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Masyarakat Kabupaten Banyumas terutama di 3 kecamatan dan 22 desa yang akan dilewati oleh tol mengusulkan beberapa masukan.
Secara umum masyarakat di Kecamatan Kemranjen, Sumpiuh, dan Tambak menerima dengan adanya proyek tol.
Namun demikian masyarakat meminta agar jalan tol yang melewati wilayah mereka adalah tol layang.
Baca juga: Bakal Terhubung Ke Tasikmalaya, Ini Rute Jalan Tol Cilacap-Jogja yang Bakal Diproses Tahun Mendatang
"Mereka meminta agar jalan tol yang melawati adalah jalan tol layang."
"Alasannya logis, karena ketiga daerah itu adalah daerah rawan banjir di Banyumas," ujar Kasubid Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Bappedalitbang Banyumas, Barkah, Jumat (26/8/2022).
Seperti yang diketahui Kemranjen, Sumpiuh dan Tambak adalah daerah cekungan.
Sisi utaranya adanya pegunungan dan sisi selatan adalah daerah yang berdekatan dengan laut.
"Air dari gunung turun ke bawah ditambah air laut."
"Sehingga sering menjadi banjir."
"Suara masyarakat yang paling keras adalah minta tol layang dan menjadi masukan supaya lebih antisipasi dan selalu melibatkan masyarakat," katanya.
Selain itu masyarakat juga mengharapkan agar ganti untung dapat dibayarkan secara langsung dan jangan dicicil.
Terkait rencana exit tolnya diperkirakan akan berada di Kecamatan Sumpiuh dan pintu keluarnya melalui jalan lingkar Sumpiuh.
Barkah memaparkan berdasarkan peta rencana pembangunan akan ada rest area di Banyumas yaitu tepatnya berada di Kecamatan Kemranjen.
Baca juga: 17 Kecamatan di Purworejo dan Kebumen Bakal Tergusur Mega Proyek Jalan Tol Cilacap-Yogyakarta
Tiga tahap konstruksi Tol Cilacap-Jogja
Proses konstruksi akan dibagi menjadi tiga tahapan:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Trase-Tol-Cilacap-Yogyakarta.jpg)